Sabtu, 20 Juli 2024

Google Doodle Rayakan Angklung Hari Ini, Ditampilkan Hingga ke UK

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Tampilan Google Doodle pada Rabu (16/11/2022) untuk merayakan angklung yang merupakan salah satu warisan budaya dunia UNESCO. Foto: Google Doodle

Mesin pencari Google melalui fitur Doodle pada hari ini, Rabu (16/11/2022), menampilkan ilustrasi bergerak untuk merayakan angklung, alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu.

Dalam ilustrasi bergerak itu, terlihat enam kartun yang terdiri dari tiga orang laki-laki dan tiga perempuan sedang menggetarkan angklung secara bergantian.

Menurut keterangan resmi Google Doodle, pada hari ini di tahun 2010, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) secara resmi menyatakan angklung sebagai barang Warisan Dunia.

Angklung biasanya terdiri dari dua tabung dan alas. Perajin ahli memotong bambu menjadi tabung dengan ukuran berbeda, yang menentukan nada angklung. Saat seorang pemain menggoyangkan atau mengetuk pangkal bambu dengan lembut, instrumen tersebut menghasilkan satu nada.

Karena angklung hanya memainkan satu nada, pemain harus bekerja sama untuk menciptakan melodi dengan menggoyangkan angklung mereka pada nada yang berbeda.

Angklung disebut berasal dari 400 tahun yang lalu di Jawa Barat, Indonesia. Penduduk desa percaya bahwa suara bambu dapat menarik perhatian Dewi Sri, yang merupakan dewi padi dan kemakmuran.

Setiap tahun, perajin terbaik desa menggunakan bambu hitam khusus untuk membuat angklung. Pada musim panen, mereka mengadakan upacara dan memainkan angklung dengan harapan dewa akan memberkati mereka dengan hasil panen yang subur.

Melansir Antara, alat musik ini masih menjadi pokok budaya Indonesia dan seringkali pemerintah menyelenggarakan pertunjukan angklung untuk menyambut tamu terhormat di Istana Kepresidenan.

Suara angklung yang menggembirakan dapat didengar di ruang kelas di seluruh dunia karena ini adalah cara yang bagus bagi guru untuk memperkenalkan musik dan budaya Indonesia kepada siswa.

Tampilan google doodle di setiap wilayah dapat berbeda-beda. Doodle angklung sendiri ditampilkan di tiga wilayah yakni Indonesia, Thailand hingga United Kingdom (UK).(ant/gat)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Sabtu, 20 Juli 2024
23o
Kurs