Sabtu, 13 Agustus 2022

Jelang Iduladha, Pemerintah Serius Mengatasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi, salah satu peternakan sapi yang ada di Surabaya.

Wiku Adisasmito Juru Bicara Pemerintah urusan Penanganan Covid-19 mengatakan, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

Antara lain, menjalankan program vaksinasi hewan ternak, dan menjaga kesejahteran masyarakat lewat pengendalian distribusi hewan ternak yang baik.

Menurut Wiku, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta pemangku kepentingan lainnya berkolaborasi untuk menyelesaikan wabah PMK.

“Dengan pembelajaran atas keterlibatan lintas sektor khususnya masyarakat untuk penanganan bencana seperti Covid-19 atau wabah-wabah lainnya, maka perlu adanya penerapan nilai yang sama juga dalam penanganan PMK,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Merujuk Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2019, BNPB dan Satgas Covid-19 berkomitmen membantu penanganan wabah PMK di seluruh wilayah Tanah Air.

Caranya, dengan melakukan penanganan darurat serta menyiapkan logistik, peralatan, melakukan kolaborasi lintas sektor, memaksimalkan sumber daya yang ada, dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas.

Selain disiplin protokol kesehatan, Profesor Wiku juga mengingatkan masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, termasuk waktu berada di dekat hewan ternak.

Wiku yang bertitel dokter hewan bilang, berbagai upaya itu sangat penting, apalagi sekarang sudah menjelang hari raya Iduladha di mana Umat Muslim berkurban hewan ternak berupa kambing atau sapi.

Berdasarkan data siagapmk.id, per hari Selasa (21/6/2022), wabah PMK terdeteksi di 19 provinsi, terdiri dari 208 kabupaten/kota.

Lima provinsi dengan catatan kasus tebanyak yaitu Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Sekadar informasi, penyakit yang menginfeksi hewan ternak berkuku dua kembali mewabah sesudah Indonesia berstatus bebas PMK pada tahun 1990.(rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 13 Agustus 2022
24o
Kurs