Jumat, 3 Februari 2023

Kemenkumham Jatim Gandeng TNI- Polri Cari WNA yang Kabur dari Rudenim Surabaya

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Seorang deteni yang melarikan diri dari Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci, Pasuruan, Jatim. Foto: Kanwilmumham Jatim.

Kanwil Kemenkumham Jatim menggandeng TNI dan Polri untuk mencari seorang deteni (orang asing penghuni rudenim) asal Palestina di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya di Raci, Pasuruan, yang melarikan diri.

Jaya Saputra Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim dalam keterangan tertulis di Surabaya, Minggu (2/1/2022) membenarkan adanya pelarian seorang deteni tersebut.

“Benar, telah terjadi pelarian deteni berinisial MDH pada Minggu, sekitar pukul 12.00 WIB siang ini,” ujar Jaya seperti yang dilansir Antara.

Ia menjelaskan bahwa kronologis pelarian deteni berinisial MDH itu berawal saat petugas hendak melakukan penguncian blok hunian.

Sesuai SOP yang ada, petugas mengontrol tiap blok dan petugas berada di lorong blok deteni.

“Awalnya situasi kondusif dan aman,” ujarnya.

Baca juga: WNA Kabur dengan Curi Mobil Dinas Kepala Imigrasi di Rudenim Surabaya

Namun, kata dia, beberapa saat kemudian, deteni asal Palestina itu mengambil jemuran dan tiba-tiba lari keluar blok dan berusaha mengambil motor petugas. Saat perebutan motor, terjadi perkelahian antara deteni MDH dan petugas.

“Saat perkelahian terjadi, deteni MDH berhasil lari ke pintu depan,” lanjut Jaya.

Sesaat setelah sampai di bagian depan rudenim, deteni MDH merusak tempat penyimpanan kunci mobil. Dia lalu mengambil mobil yang ada di garasi.

Deteni berusia 41 tahun itu melarikan diri dengan menabrakkan mobil berkali-kali ke pintu pagar. “Saat ini kami telah berkoordinasi dengan kepolisian maupun TNI untuk pencarian,” kata Jaya.

Dia mengharapkan informasi dari masyarakat jika melihat mobil yang dibawa lari oleh deteni MDH, yakni mobil Chevrolet jenis Orlando berwarna hitam dengan nomor polisi N 1030 SP (pelat merah).

“Kami membuka pintu seluas-luasnya jika ada informasi dari masyarakat,” tutupnya.(ant/tin/iss)

Berita Terkait