Kamis, 9 Februari 2023

Konser Musik Jatim Fair Dihentikan, Panitia Akan Kembalikan Uang Tiket

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Iwan Wijaya Marcomm Manager Grand City menunjukkan lokasi terjadinya gesekan penonton konser musik Jatim Fair, Minggu (9/10/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Konser musik di Jatim Fair yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dihentikan mulai hari ini, Minggu (9/10/2022) sampai akhir acara. Untuk itu, panitia pelaksana akan mengembalikan seluruh tiket calon penonton yang batal menyaksikan.

Pengumuman itu pertama kalinya dibagikan melalui unggahan akun instagram bagian dari pihak penyelenggara yaitu @bbo.co.id, sekitar pukul 14.30 WIB. Disusul unggahan berikutnya yang menjelaskan mekanisme pengembalian uang melalui aplikasi BBO Pay masing-masing penonton.

“Demi alasan kemanusiaan dan keamanan, telah diambil keputusan oleh pihak kepolisian bahwa penyelenggaraan konser musik Jatim Fair dari tanggal 9-13 oktober diberhentikan. Proses refund bagi yang telah membeli tiket dari tanggal 9-13 Oktober akan dilakukan oleh penyelenggara secara bertahap ke account BBO Pay masing masing. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tulis caption tersebut menyertai unggahan.

Postingan penghentian konser itu telah dikomentari tiga ribu lebih orang yang mengaku sebagai calon penonton. Mereka kecewa konser batal digelar, padahal telah menanti-nanti idolanya diatas panggung.

“Sumpah pen nangis baru aja nyampek dari SBY sendirian salah. Gilakkkkk kecewa parahhh,” tulis akun @zahrotunb, dalam postingan tersebut.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BBO (@bbo.co.id)


Novry Hetharia, perwakilan aplikasi BBO, bagian dari panitia penyelenggara membenarkan keputusan itu. Dia mengungkapkan jika pengembalian tiket akan segera dilakukan.

“Refund akan tetap dilakukan, karena serba salah kalau di-keep nanti dikira memanfaatkan, jadi lebih baik dikembalikan saja. Tiket dikembalikan semua melalui aplikasi BBO,” kata Novry ditemui suarasurabaya.net Minggu (9/10/2022) sore.

Dari kiri ke kanan : Iwan Wijaya Marcomm Manager Grand City dan Novry Hetharia perwakilan Aplikasi BBO, penyelenggara konser musik Jatim Fair, Minggu (9/10/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Keputusan ini, lanjut Novry, akhirnya diambil atas tindak lanjut imbauan kepolisian. Konser dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Selain itu juga untuk menghormati tragedi Kanjuruhan Malang yang telah banyak merenggut korban jiwa.

“Sebetulnya ini direncanakan jauh-jauh hari tapi tiba-tiba terjadi Kanjuruhan. Dari awal, polisi berat memberi izin, tapi mengingat ini ulang tahun Provinsi Jatim, oke dilaksanakan. Atas kejadian kemarin, konflik antar penonton yang tidak punya tiket jadi imbauan polisi ditunda saja. Juga menghormati tragedi sampai batas waktu yang belum ditentukan akan diselenggarakan lagi Desember atau Januari, tunggu arahan yang berwajib,” kata Novry.

Mewakili pihak panitia, Novry meminta maaf pada calon penonton yang kecewa atas konser yang dihentikan.

“Kami sedang mengkondisikan ke artis yang dibatalkan itu, kami juga kecewa karena artis itu sudah beres. Kita lagi mengatur untuk bisa main lagi konser lagi mungkin akan menggabungkan semua artis yang belum main ditumpukin dalam satu atau dua hari. Kita komunikasikan dengan artis, mau ditunda diselenggarakan kapan akan diposting lagi nanti di sosial media. Untuk waktu belum bisa ditentukan. Tergantung suasana yang sudah kondusif,” imbuhnya.

Novry menegaskan meski konser musik dihentikan, tapi pameran Jatim Fair akan tetap digelar.

Sementara itu, Iwan Wijaya Marcom Manager Grand City, menanggapi video yang beredar, yang memperlihatkan kerusuhan itu tidak berdampak pada berlangsungnya acara. Menurutnya, itu hanya gesekan kecil antar penonton dan terjadi di luar pagar dan saat konser akan berakhir.

“Tidak ada bekas-bekas rusuh atau apa. Tapi video itu di-shoot-nya di poin itu saja, yang dalam aman, bahkan tidak ada yang tahu. Itu di satu pintu saja, (mereka) tidak punya tiket. Itu gesekan sendiri, berantem sendiri pas joged-joged. Personel berusaha mengamankan,” imbuhnya.

Diketahui, pada Minggu pagi, beredar sebuah video yang memperlihatkan kerusuhan beberapa penonton di halaman Convention Hall and Exhibition Grand City Mal, lokasi digelarnya konser Jatim Fair. Penonton yang rusuh tersebut, diduga tidak bertiket dan memaksa masuk serta sempat menyerang petugas kepolisian dengan melempar batu dan kaca.

Kompol Muchamad Fakih Kasi Humas Polrestabes Surabaya membenarkan atas kejadian yang mengakibatkan satu personel polisi dan dua penonton luka.

“Bripda Naufal luka sobek di tangan sebelah kiri karena lemparan kaca. Kemudian penonton atas nama SA warga Sampang, Madura dengan luka lebam di wajah dan penonton atas nama AL asal Gresik dengan luka memar mata dan pipi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sebagai informasi konser musik Jatim Fair itu harusnya digelar mulai 7-13 Oktober 2022 dengan total 12 bintang tamu. Terdiri dari Tulus, Fourtwnty, Jason Ranti, Tipe-X, Ndarboy Genk, Guyon Waton, Feel Koplo, Lomba Sihir, Dere, Heavy Monster, NDX AKA, dan Iksan Skuter.

Dua gelaran pada 7-8 Oktober dengan bintang tamu Feel Koplo, NDX AKA, Tipe-X, dan Heavy Monster, sudah digelar hingga selesai. Sementara gelaran berikutnya 9-13 Oktober 2022 yang seharusnya menghadirkan bintang tamu lainnya dihentikan. (lta/bil/iss)

Berita Terkait