Jumat, 3 Februari 2023

Lewat Poster Topi Sekolah dan KIP, Mahasiswa Surabaya Ajak Warga Miskin Tuntaskan Pendidikan

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Spencer Wijaya mahasiswa semester lima Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra dengan karya posternya, Rabu (30/11/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Lewat sebuah poster, mahasiswa UK Petra Surabaya mengajak warga miskin untuk menuntaskan pendidikan hingga jenjang kuliah.

Spencer Wijaya mahasiswa semester lima Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) itu, dalam desainnya menggambarkan sebuah alat mirip mesin penjual minuman, yang bisa dipakai menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Selain itu, di samping tombol tersebut terlihat topi-topi sekolah yang bisa dipilih. Rinciannya, topi merah simbol jenjang Sekolah Dasar (SD), urutan kedua topi biru Sekolah Menengah Pertama (SMP), disusul topi abu-abu untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), dan toga untuk jenjang sarjana atau perguruan tinggi.

Bagi Spencer, poster tersebut menggambarkan pemerataan akses pendidikan untuk warga miskin yang masih belum merasakan pendidikan hingga tuntas.

“Banyak belum merata, mungkin di kota besar seperti Surabaya, Jakarta, dan lain-lain tidak begitu terlihat atau hampir tidak ada. Tapi di pelosok, atau pedalaman, kabupaten lain, masih ada,” katanya pada suarasurabaya.net, Rabu (30/11/2022).

Sementara KIP, yang diberikan pemerintah untuk membantu biaya pendidikan warga miskin juga tak sepenuhnya diketahui masyarakat kurang mampu. Dia berharap, lewat posternya, mampu menggugah masyarakat agar mendaftarkan anaknya untuk memiliki KIP.

“Semua masyarakat kurang mampu harus daftar, sehingga bisa merasakan pendidikan sampai kuliah tanpa alasan keterbatasan biaya lagi,” ujarnya lagi.

Diketahui, poster milik Spencer berhasil menyabet juara 1 dalam Lomba Nasional Kreatif Mahasiswa atau LO Kreatif 2022 Yang diadakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII Jawa Timur. (lta/bil/ipg)

Berita Terkait