Rabu, 1 Februari 2023

Sparkling Ramadan 1443 Hijriah di Masjid Al-Akbar Surabaya

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Para jemaah salat Tarawih di Masjid Al Akbar Surabaya (MAS) pada Kamis (29/4/2021). Foto: Dokumen suarasurabaya.net

Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS) siap menyambut datangnya bulan Ramadan 1443 Hijriah. Tema Sparkling Ramadan 1443 H disiapkan untuk menyambut bulan Ramadan yang penuh cahaya, kebahagiaan dan suka cita.

Helmi Muhammad Nur Humas Masjid Al-Akbar Surabaya mengatakan, ada dua aspek yang disiapkan MAS untuk menyambut Ramadan kali ini, yaitu aspek ibadah dan aspek fisik.

Selama bulan Ramadan 1443 Hijriah, MAS menggelar salat tarawih, qiyamul lail dan ngaji ngabuburit.

Shaf salat dirapatkan ke samping, namun untuk depan dan belakang shaf diberi jarak.

“Untuk salat (shaf) agak sedikit rapat, yang direnggangkan jarak depan belakang. Kalau dulu berjarak kiri dan kanan, sekarang jarak depan belakang ada selisih sekitar 50 cm. Kenapa di depan belakang longgar? Untuk jemaah naruh tas dan barang-barang,” kata Helmi saat dihubungi Suara Surabaya, Kamis (31/3/2022).

“InsyaAllah tahun ini qiyamul lail akan digelar setelah dua tahun tidak ada kegiatan,” imbuhnya.

Kemudian untuk pembagian takjil, kata Helmi, hanya diberikan kepada jemaah yang mengikuti ngaji ngabuburit jelang salat Maghrib, yang dilaksanakan mulai setelah salat Ashar sampai pukul 17.15 WIB.

Dia pun mengingatkan jemaah yang melaksanakan ibadah di MAS wajib memakai masker dan membawa masuk alas kaki ke dalam masjid agar tidak terjadi kerumunan setelah pelaksanaan ibadah.

“Kalau tarawih biasanya orang datangnya nggak barengan tapi pulangnya bersamaan. Sandal alas kaki dibawa biar jemaah tidak uyel-uyelan mencari sandalnya di mana,” terangnya.

Nantinya petugas di pintu masuk akan memberikan kresek kepada jemaah untuk meletakkan alas kaki.

Sementara untuk aspek fisik, mulai awal bulan Ramadan kubah Masjid Al-Akbar yang biasanya gelap akan dinyalakan.

“Agar masyarakat bisa menikmati semarak Ramadan bermandikan cahaya,” ujarnya.

Selain itu air mancur yang ada di di halaman depan juga akan kembali dinyalakan dengan tambahan permainan cahaya setelah dua tahun mati suri.

“Air mancur yang dua tahun mati suri, tahun ini akan dinyalakan dengan permainan cahaya juga. Selain bisa itikaf jemaah juga bisa menikmati permainan cahaya,” pungkasnya.(dfn/ipg)

Berita Terkait