Senin, 5 Desember 2022

Menhub Minta Bantuan Media Sampaikan Imbauan Mudik Lebih Awal

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan meninjau kesiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2022 di antaranya dengan mengecek kondisi rest area jalan tol KM 57, di Karawang, Jumat (15/4/2022). Foto: Antara

Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan (Menhub), meminta dukungan media massa untuk membantu pemerintah menyampaikan imbauan mudik lebih awal, untuk mencegah terjadinya kepadatan di hari puncak mudik Lebaran tahun ini.

“Dukungan media massa sangat vital. Oleh karenanya saya katakan peran kita baik pemerintah, media dan masyarakat, sangat penting dalam rangka menyukseskan manajemen mudik yang sudah dipersiapkan,” kata Menhub, Sabtu (23/4/2022) dikutip Antara.

Diprediksi, puncak mudik akan terjadi pada 28-30 April 2022. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mudik lebih awal.

“Hari ini 23 April 2022, adalah hari pertama anjuran untuk melakukan mudik lebih awal,” ujar Menhub.

Menhub menyampaikan, pada tahun ini diprediksi sekitar 85,5 juta orang akan melakukan mudik.

Sektor darat menjadi yang krusial untuk ditangani karena sekitar 47 persen dari masyarakat menggunakan kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor).

“Dengan kita imbau mudik lebih awal, diharapkan VC Ratio (perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan) tidak mencapai di atas 0,8, (macet parah),” katanya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, untuk mewujudkan mudik yang aman dan sehat, pemerintah memberikan imbauan kepada masyarakat. Pertama, menganjurkan masyarakat melakukan vaksin booster, sebagai salah satu upaya bersama agar tetap sehat dan menekan penyebaran kasus Covid-19.

Kedua, mengimbau agar masyarakat tidak mudik menggunakan sepeda motor, karena sangat membahayakan keselamatan.

Pemerintah bersama BUMN dan swasta memberikan fasilitas program mudik gratis yang bisa dimanfaatkan pemudik, yang menggunakan sepeda motornya, untuk diangkut menggunakan truk, kereta, dan kapal laut.

“Ada beberapa daerah tujuannya yakni ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan untuk bus bisa sampai ke kota kecil seperti Wonosobo, Wonogiri, Klaten, dan Banyuwangi,” pungkas Menhub. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Senin, 5 Desember 2022
28o
Kurs