Jumat, 30 September 2022

Pedagang Kebutuhan Haji Menunggu Kepastian Keberangkatan Jemaah

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Toko perlengkapan haji dan umrah di Pasar Bong Surabaya, Minggu (24/4/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Dua tahun pandemi berimbas pada penjualan perlengkapan haji dan umrah di Pasar Bong, Surabaya.

Erlina, pemilik Toko Anugrah di Pasar Bong Surabaya mengaku mengalami penurunan penjualan secara drastis. Akibatnya, dia harus putar otak mengatur sistem kerja pegawainya.

“Ya sepi, pegawainya di-rolling masuk. Tidak ada pengurangan, tapi biasanya masuk terus, waktu pandemi itu jadi masuknya per tiga hari. Sudah normal mulai awal tahun 2022,” papar Erlina saat ditemui suarasurabaya.net, di tokonya, Minggu (24/4/2022).

Demikian juga dengan Yani, pemilik Toko Busana Indah. Penurunan kunjungan maupun penjualannya di momen Lebaran 2020 menurun hingga separuh dari biasanya. Kondisi itu membuatnya juga harus mengubah jam kerja para pegawainya.

“Alhamdulillah tidak sampai tutup total, anak-anak yang di-rolling gantian masuknya,” ucap Yani.

Tahun ini, setelah pandemi Covid-19 mereda dan pemerintah memberangkatkan jemaah umrah, mereka berharap bisa meraup keuntungan dari keberangkatan jemaah haji.

“Kalau ibadah haji dan umrah jalan, saya juga laris perlengkapan hajinya. Kalau umrah, mungkin hanya 10 persen efeknya karena yang berangkat tidak begitu banyak seperti sebelum pandemi,” kata Yani.

Senada, Erlina juga mengatakan keberangkatan jemaah umrah tidak berpengaruh pada usahanya. “Pedagang makanan seperti saya justru rugi. Nanti saya stok lagi kalau keberangkatan haji sudah lancar,” tegas Erlina.

Kondisi ini membuat para pedagang belum memperbarui stok tokonya. Salah satu barang yang saat ini belum tersedia yaitu tasbih.

Kemudian, karena penjualan perlengkapan haji dan umrah belum pulih, pedagang kini hanya bisa berharap pada momen Lebaran.

Sebagai informasi, Yaqut Cholil Qoumas Menteri Agama mengatakan saat ini pihaknya terus mematangkan persiapan pemberangkatan jemaah haji 1443 Hijriah. Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 100.051 jemaah pada penyelenggaraan tahun ini. (lta/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Jumat, 30 September 2022
27o
Kurs