Rabu, 10 Agustus 2022

Pelari Asal Jakarta yang Tiga Hari Hilang di Gunung Arjuno Ditemukan Selamat

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Yurbianto Basri (46), peserta maraton Mantra Summits Challenge 2022, asal Jakarta Selatan ditemukan dalam kondisi selamat, sekitar pukul 21.00 WIB di lembah Gunung Arjuno, Selasa (5/7/2022). Foto: Basarnas Jatim

Yurbianto Basri (46 tahun) pelari maraton asal Jakarta Selatan ditemukan dalam kondisi selamat pada Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 21.00 WIB di lembah Gunung Arjuno. Sebelumnya dia dilaporkan hilang sejak Sabtu (2/7/2022) malam.

Haris Supardi Kepala Seksi Operasi Basarnas Jawa Timur kepada suarasurabaya.net menyampaikan, Yurbianto ditemukan tim SAR dengan waktu tempuh selama 6 jam dari posko titik pendakian via Lawang, Kabupaten Malang.

“Pukul 13.00 WIB Selasa kemarin kita dapat informasi dari Mario, teman Yurbianto asal Jakarta. Yurbianto mengirim titik koordinat SOS dari handphone-nya pada Mario, baru lah dilaporkan ke kami, itu langsung berangkat. Pukul 21.00 WIB baru berhasil ketemu,” ujarnya Rabu (6/7/2022).

Kondisi fisiknya yang lemas membuat Yurbianto tidak bisa langsung dievakuasi. Petugas menstabilkan fisiknya terlebih dahulu di lembah Gunung Arjuno, kemudian dibawa turun.

Usai dievakuasi, hari ini Rabu sekitar pukul 03.00 WIB, Yurbianto langsung dibawa ke rumah sakit terdekat di Lawang untuk kemudian diserahterimakan pada keluarga.

“Setelah distabilkan dia ikut turun berjalan sama tim SAR,” imbuhnya.

Lelaki dengan nomor lomba 18 ini adalah salah satu dari 700 lebih peserta yang mengikuti lomba lari maraton Mantra Summits Challenge 2022. Dari total empat kategori lomba, di antaranya 21, 35, 55, dan 116 km, Yurbianto mengikuti jarak paling jauh.

Lomba diadakan Sabtu – Minggu (2-3 Juli 2022) dengan titik start Kallandra Eco Resort, Prigen, Pasuruan. Seharusnya setelah melewati pos puncak Gunung Arjuno, Yurbianto melanjutkan jalur pendakian menurun ke arah Mahapena. Namun panitia sudah tidak menemukan Yurbi sejak Sabtu pukul 19.01 WIB di sepanjang jalur lomba usai check out dari pos puncak.

Menurut Haris Supardi, Yurbianto memang tidak melanjutkan lombanya dan keluar dari lintasan yang seharusnya dengan mencari jalan alternatif untuk menuju ke pos terdekat.

“Cuacanya tidak mendukung, akhirnya keluar lintasan. Tapi ternyata fisiknya menurun sehingga nyasar dan tidak bisa sampai ke pos-pos kegiatan itu,” katanya.(lta/dfn/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Surabaya
Rabu, 10 Agustus 2022
25o
Kurs