Kamis, 6 Agustus 2026

Pemkot Surabaya Prioritaskan APBD 2023 Turunkan Angka Pengangguran

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Sejumlah anak muda sedang bekerja mencuci motor di Rumah Padat Karya Pendopo D'Bringins di Beringin, Sambikerep, Kota Surabaya. Foto: Diskominfo Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di wilayah setempat.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, Minggu (18/9/2022), mengatakan selain menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, ada prioritas lain dari APBD Surabaya 2023 yang sebentar lagi dibahas di DPRD Surabaya, yakni mencegah kematian ibu melahirkan, mencegah kematian anak dilahirkan, indeks pembangunan manusia harus naik, pendapatan per kapita, dan rasio.

“Semua anggaran pemerintah di tahun 2023, harus menuju ketujuh kategori ini. Karena, skala prioritas kami adalah ketujuh itu,” kata Cak Eri, panggilan akrabnya dikutip dari Antara.

Pihaknya saat ini membuka program padat karya yang dikhususkan untuk warga dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan cara memanfaatkan sejumlah aset milik Pemkot Surabaya.

“Dengan padat karya, saya ingin menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Surabaya,” kata Cak Eri.

Selain itu, Cak Eri juga meminta kepada para pejabat Pemkot Surabaya untuk menentukan program prioritas tahun 2023, yakni penyusunan program kerja dan anggaran.

Cak Eri mengaku terus memberikan edukasi kepada camat, lurah, dan Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya, yakni bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat dengan mampu memberikan solusi dan menyelesaikan persoalan warga.(ant/gat/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 6 Agustus 2026
24o
Kurs