Sabtu, 10 Desember 2022

Penutupan PKKMB Unair 2022: Khofifah, Ganjar dan Gracia Beri Semangat Para Peserta

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah saat menyalami mahasiswa baru Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dalam acara penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Gedung Airlangga Convention Centre, pada Sabtu (27/8/2022). Foto: Risky suarasurabaya.net

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur (Jatim), Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dan Gracia Paramitha Co-Founder Indonesian Youth Diplomacy, memberikan semangat pada mahasiswa baru Universitas Airlangga (Unair) dalam acara penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), di Airlangga Convention Centre, Unair Kampus C Surabaya, Sabtu (27/8/2022) hari ini.

Dalam sambutannya, Khofifah memberi semangat agar mahasiswa baru Unair bisa menjadi pribadi yang baik dan benar.

“Untuk mahasiswa baru, selain menjadi pribadi yang baik, juga harus menjadi pribadi yang benar, dan itu semua hanya bisa diraih dengan proses yang bagus pula, semangat,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bahwa dunia hari ini bergerak secara fluktuatif dan akan ada berbagai krisis, mulai dari krisis pangan hingga energi. Ia menegaskan, untuk bisa mengatasi itu semua harus tekun belajar, agar menjadi manusia yang berpendidikan.

“Dunia sekarang bergerak secara fluktuatif, akan ada krisis pangan, krisis energi. Jadi untuk menghadapinya harus ada Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus, harus semangat belajar,” ucapnya.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat memberikan sambutan dalam acara penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Gedung Airlangga Convention Centre di Unair kampus C Surabaya, pada Sabtu (27/8/2022). Foto: Risky suarasurabaya.net

Ia juga mengapresiasi peringkat Unair yang menduduki posisi 369 di dunia, serta memberi dorongan agar bisa terus meningkatan kualitas pendidikan melalui giat belajar dan semangat berproses.

Sementara itu, Gubernur Jateng dalam kesempatan tersebut juga memberi semangat kepada mahasiswa baru agar menjadi pribadi yang peka dengan mengikuti organisasi. Menurutnya, sifat peka harus dimiliki oleh mahasiswa untuk membangun karakter dan menguatkan solidaritas.

“Menjadi mahasiswa harus bisa belajar peka, dan cara belajar peka adalah dengan menjadi aktivis atau ikut dalam organisasi. Karena dari organisasi itulah, akan ada proses belajar membangun karakter, kebersamaan, saling menguatkan solidaritas, dan terdapat bimbingan yang bagus,” ucapnya.

Ia berharap, dari proses berorganisasi mahasiswa dapat menjadi pribadi yang tidak acuh tak acuh, dan berguna bagi lingkungan sekitar.

Sedangkan, Gracia dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa mahasiswa harus punya semangat kolaborasi, berbagi informasi dan melakukan aksi. “Mahasiswa harus punya semangat membangun kolaborasi, berbagi informasi dan beraksi, karena itu penting untuk kedepannya,” ucapnya.

Menurutnya, jika ketiga hal tersebut diterapkan, maka peran mahasiswa akan memiliki dampak positif, baik untuk pribadi maupun kampus.

Sebagai informasi, PKKMB ini dibuka pada 18 Agustus dan ditutup pada 27 Agustus. Serta, diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Unair dengan jumlah keseluruhan 8200 peserta. (ris/bil).

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Sabtu, 10 Desember 2022
30o
Kurs