Senin, 30 Januari 2023

Perhatikan Prokes Sebelum Naik Kereta Api Agar Tak Gagal Mudik

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Seorang penumpang sedang menunggu KA di Stasiun Gubeng Surabaya. Foto: Antara

Lukman Arif Manager Humas KAI DAOP 8, mengingatkan penumpang untuk senantiasa mematuhi protokol Kesehatan dan perysaratan keberangkatan. Sebab calon penumpang dengan persyaratan tidak lengkap, tidak akan diizinkan oleh petugas kereta api untuk melakukan perjalanan.

Hal ini sesuai dengan, Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022.

“Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk mudik lebaran 1443 H, maka untuk mencegah penularan Covid-19, KAI akan memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Lukman Arif dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/4/2022).

Selain pengecekan suhu dan penggunaan masker, petugas kereta api juga akan memastikan seluruh penumpang dalam kondisi sehat.

“Bagi penumpang anak usia 6-18, apabila sudah vaksin ke 2 wajib menunjukkan hasil negatif tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam,” jelas Lukman.

Sementara penumpang anak usia 6-18 tahun yang baru vaksin 1 kali, lanjut Lukman, wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3×24

“Bagi penumpang yang samasekali belum pernah vaksin karena alasan medis, harus menyertakan PCR 3×24 jam ditambah dengan kelengkapan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah,” imbuhnya.

Lukman menambahkan, bagi penumpang anak usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan bukti screening negatif tes Covid-19, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan maka tidak diperkenankan untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegasnya.

Untuk membantu melengkapi persyaratan perjalanan KA khususnya tes antigen, KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 dengan daftar stasiun penyedia layanan sebagai berikut:

Stasiun Surabaya Pasarturi : pukul 07.00 – 22.00
Stasiun Surabaya Gubeng : pukul 05.00 – 19.00
Stasiun Malang : pukul 07.00 – 17.00
Stasiun Bojonegoro : pukul 08.00 – 17.00
Stasiun Babat : pukul 09.00 – 17.00
Stasiun Lamongan : pukul 08.00 – 16.00
Stasiun Mojokerto : pukul 07.00 – 17.00
Stasiun Wonokromo : pukul 05.00 – 15.00
Stasiun Sidoarjo : pukul 07.30 – 16.30
Stasiun Kepanjen : pukul 08.00 – 17.00
Stasiun Wlingi : pukul 09.00 – 16.00
Stasiun Surabaya Pasarturi : pukul 07.00 – 22.00
Stasiun Surabaya Gubeng : pukul 05.00 – 19.00
Stasiun Malang : pukul 07.00 – 17.00
Stasiun Bojonegoro : pukul 08.00 – 17.00
Stasiun Babat : pukul 09.00 – 17.00
Stasiun Lamongan : pukul 08.00 – 16.00
Stasiun Mojokerto : pukul 07.00 – 17.00
Stasiun Wonokromo : pukul 05.00 – 15.00
Stasiun Sidoarjo : pukul 07.30 – 16.30
Stasiun Kepanjen : pukul 08.00 – 17.00
Stasiun Wlingi : pukul 09.00 – 16.00 (tha/iss)

Berita Terkait