Selasa, 16 Agustus 2022

Polisi Reka Ulang Kecelakaan Bus Pariwisata SMP Labschool Unesa di Tabanan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kecelakaan bus pariwisata di kawasan Baturiti, Kabupaten Tabanan dari hasil rekaman masyarakat sekitar pada hari Sabtu (18/6/2022). Foto: Antara

Polda Bali menggelar reka ulang adegan kecelakaan bus yang terjadi di Jalan Denpasar-Singaraja, Kabupaten Tabanan, Sabtu (18/6/2022) siang.

“Tadi sudah reka ulang di TKP (tempat kejadian perkara) tapi belum dapat dipastikan, rem blong sampai saat ini masih dugaan,” kata Kompol Rahmawati Ismail Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Bali di Denpasar, Minggu (19/6/2022) dikutip Antara.

Kecelakaan maut yang menewaskan satu korban dan delapan luka-luka ini sedang dalam proses pengembangan data, sehingga pihak kepolisian masih enggan memberikan kesimpulan.

Rahmawati menyampaikan, hingga saat ini tim gabungan dari Polda Bali dan Polres Tabanan sudah mengamankan sopir bus berinisial A dengan angkutan bernomor kendaraan B 7134 WGA, yang saat kejadian sedang membawa peserta studi wisata SMP Labschool Unesa 2 Surabaya. Selain itu kernet bus juga sudah dilakukan pemeriksaan.

Namun yang saat ini diamankan di Polres Tabanan hanya supir bus berinisial A dengan angkutan bernomor kendaraan B 7134 WGA, yang saat kejadian sedang membawa peserta studi wisata SMP Lab School Unesa 2 Surabaya.

“Supir bus diamankan di Polres Tabanan, kalau untuk kronologi awalnya mereka dari Bedugul mengarah ke Denpasar dan mengangkut anak SMP,” ujar Rahmawati.

Terkait korban dalam kecelakaan maut ini, pihak Ditlantas Polda Bali memastikan bahwa tiga korban luka-luka telah dipulangkan, dan lima sisanya dirawat di Rumah Sakit Siloam setelah sebelumnya di Rumah Sakit Baturiti.

Korban meninggal dunia merupakan seorang pejalan kaki berinisial W (30), sedangkan pelajar yang berada di dalam bus mengalami luka-luka.

Kecelakaan yang melibatkan sebuah bus, delapan kendaraan roda empat, dan dua sepeda motor ini terjadi tepatnya di KM 48,9 Banjar Dinas Pacung, Desa Baturiti, dengan kondisi jalan curam dan berkelok.

Rahmawati menyebut kerugian material atas tabrakan beruntun yang berlangsung sekitar pukul 11.15 WITA ini mencapai Rp100 juta.

“Kerugian material yang pasti delapan mobil, dua sepeda motor, satu bus nominalnya kurang lebih Rp100 juta, tapi kita pastikan dulu,” ujarnya. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
25o
Kurs