Minggu, 3 Juli 2022

Positif Omicron di Indonesia Mencapai 572 Kasus Sebagian Besar di Jakarta

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi. Virus Conora Varian Omicron. Grafis: Gana suarasurabaya.net

Infeksi Virus Corona Varian Omicron di Indonesia per hari ini, Jumat (14/1/2022), tercatat sebanyak 572 kasus. Sebagian besar orang yang terinfeksi adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Siti Nadia Tarmizi Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan mengatakan, sekitar 276 orang sudah negatif Omicron, dan 296 orang masih karantina.

“Hampir setengahnya atau sekitar 276 orang telah selesai menjalani isolasi, sedangkan sisanya 296 orang masih isolasi,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (14/1/2022).

Pasien terinfeksi Omicron, lanjut Siti Nadia, paling banyak karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Sedangkan sisanya, menjalani karantina di rumah sakit yang direkomendasikan Satgas Penanganan Covid-19.

Dokter Nadia bilang, sampai sekarang belum ada pasien yang memerlukan perawatan serius. Mayoritas pasien bergejala ringan, dan tanpa gejala.

“Tidak ada perbedaan karakteristik gejala antara pasien perjalanan luar negeri dan pasien transmisi lokal. Sebagian besar gejalanya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak yang dialami pasien adalah batuk, pilek dan demam,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Riza Patria Wakil Gubernur DKI Jakarta menyatakan, dari total 572 kasus omicron Indonesia, sebanyak 565 orang ada di Jakarta.

Dia merinci, 458 kasus (81,1 persen) Omicron di Jakarta menginfeksi orang dari luar negeri, dan 107 kasus (18,9 persen) transmisi lokal.(rid/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Minggu, 3 Juli 2022
26o
Kurs