Selasa, 16 Agustus 2022

Puan Minta Fatayat NU Konsisten Memperjuangkan Isu Pemberdayaan Perempuan

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Puan Maharani saat menjabat Menko PMK menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Fatayat NU di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada tahun 2017. Foto: Doc/ Antara

Puan Maharani Ketua DPR RI mengucapkan selamat hari lahir ke-72 kepada Fatayat Nahdlatul Ulama (NU).

Dia berharap Fatayat NU selaku sayap organisasi massa Islam terbesar di Indonesia bisa terus melakukan kerja-kerja nyata, dan terus berdaya untuk bangsa.

“Selamat Harlah Fatayat NU. Terus berjuang dan mengabdi,” ujarnya di Jakarta, Senin (25/4/2022).

Pada kesempatan itu, Puan berpesan supaya Fatayat NU konsisten memperjuangkan isu-isu pemberdayaan perempuan.

Hal itu sesuai dengan tujuan berdirinya Fatayat NU, yang dideklarasikan pada 24 April 1950.

“Pemberdayaan perempuan harus menjadi prioritas pembangunan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, legislator PDI Perjuangan itu menegaskan, di era modern, para perempuan harus berperan dan berkontribusi bagi negeri ini sesuai perannya masing-masing.

Fatayat NU dinilai berperan membawa Umat Muslim perempuan menuju kemajuan, sebagaimana ajaran Islam yang sangat populer bahwa perempuan adalah tiang negara.

Puan menilai, jika perempuannya baik, maka negara akan baik. Sedangkan kalau perempuannya rusak, maka negara akan hancur.

“Peran tiap perempuan penting, termasuk para perempuan yang menjadi ibu rumah tangga. Di situ kunci mengembangkan generasi Indonesia yang unggul. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, jika ibu mempersiapkan mereka dengan baik, maka ibu telah mempersiapkan bangsa yang baik dan kuat,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, cucu dari Bung Karno Proklamator Kemerdekaan Indonesia itu pun selama ini dinilai memiliki kedekatan khusus dengan Fatayat NU.

Saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tahun 2017 lalu, Puan bahkan diundang untuk membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Fatayat NU di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sementara pada acara yang dihadiri seluruh perwakilan Pimpinan Wilayah Fatayat NU dari 34 Provinsi di Indonesia, Puan secara resmi diterima sebagai Anggota Kehormatan Fatayat NU. (rid/bil)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Selasa, 16 Agustus 2022
27o
Kurs