Minggu, 4 Desember 2022

Satgas Covid-19: Situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia Relatif Stabil Sejak Maret

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Wiku Adisasmito Koordinator Tim Pakar Satgas PMK saat ditemui usai rapat terbatas bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, Kamis (21/7/2022). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Wiku Adisasmito Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 menyampaikan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia relatif stabil sejak Maret 2022.

“Di Indonesia, kondisi Covid-19 sudah stabil sejak puncak terakhir di bulan Maret akibat varian Omicron, sempat mengalami kenaikan di bulan Agustus namun angkanya tidak signifikan,” ujarnya dalam konferensi pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Dia mengemukakan, kasus aktif dan positivity rate juga terus mengalami penurunan dengan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) nasional yang stabil di angka lima persen.

Tapi, lanjut Wiku, kasus kematian masih perlu ditekan karena masih mencatatkan lebih dari 100 kematian dalam satu pekan.

“Angka tersebut terbilang cukup banyak karena kematian tidak hanya sekadar angka, namun berarti nyawa,” tuturnya seperti dikutip dari Antara.

Oleh karena itu, Profesor Wiku menekankan kesiapan Indonesia mengakhiri pandemi dan memulai transisi ke endemi perlu didukung dengan kesadaran masyarakat, selain kesiapan pemerintah daerah.

“Kesadaran masyarakat untuk melindungi dirinya dan orang lain dapat terefleksi dari cakupan vaksinasi Covid-19, khususnya dosis ketiga,” katanya.

Sayangnya, dia mengatakan program vaksinasi booster pada awal tahun menuju akhir tahun ini cakupannya baru 26 persen.

Wiku menambahkan, aturan wajib booster yang dikeluarkan tanggal 26 Agustus 2022 belum mampu menaikkan cakupan vaksinasi dosis ketiga secara signifikan, ditandai dari kenaikan cakupan yang kurang dari satu persen.

“Walau pun sudah diberlakukan aturan wajib booster untuk bepergian dan memasuki tempat umum, nyatanya kenaikan angka cakupan vaksinasi booster belum signifikan,” ujarnya.

Data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Kamis (22/9/2022), mencatat jumlah penduduk yang sudah mendapat suntikan tiga dosis vaksin Covid-19 mencapai 62.968.993 orang atau 26,83 persen dari total warga yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19, sebanyak 234.666.020 juta orang.

“Kesimpulannya, kita perlu berhati-hati memaknai akhir pandemi, dan perlu melihat perspektif yang lebih luas serra lebih dalam dari aspek kesiapan seluruh lapisan masyarakat bersama pemerintahnya untuk bertanggung jawab mencegah terjadinya kenaikan kasus di kemudian hari,” tandasnya.(ant/dfn/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Minggu, 4 Desember 2022
25o
Kurs