Kamis, 9 Februari 2023

Segera Keluarkan SE Kewaspadaan, Wali Kota Surabaya Perketat Pengamanan Nataru

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat patroli skala bersama beraama Forkopimda, Sabtu (3/12/2022). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Jelang momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya segera mengeluarkan surat edaran (SE) kewaspadaan semua tempat ibadah. Selain pengetatan pengamanan, akan disiapkan juga sejumlah penyekatan.

Eri Cahyadi mengatakan, SE itu akan ditujukan untuk semua tempat ibadah yang ada.

“Jadi, Insya Allah hari Senin kami akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya yang akan ditujukan kepada seluruh tempat ibadah di Surabaya. Tempat ibadah itu bukan hanya gereja, tapi juga semua tempat ibadah dari berbagai agama yang ada. Kami akan sampaikan untuk lebih waspada dan hati-hati,” kata Eri, Jumat (9/12/2022).

Bahkan, nama-nama jemaah yang akan melakukan Misa dan Natal di semua gereja, harus terdaftar dahulu. Tujuannya, sebagai deteksi awal.

Selain itu, parkir jemaah gereja harus di tempat yang berbeda. Akan ada pembatas yang sudah terpasang metal detector untuk masuk ke gereja.

“Makanya nanti, jemaah yang masuk ke gereja harus melewati metal detector dan harus sesuai dengan jadwal dan sesuai dengan kartu yang biasanya dipegang oleh para jemaah, sehingga bisa diketahui siapa saja yang beribadah di waktu-waktu tertentu,” ujarnya.

Saat Natal, lanjut Eri, pengamanan akan diperketat dengan melibatkan TNI-Polri hingga organisasi masyarakat (ormas).

“Jadi, nanti selain bergerak dengan TNI-Polri, kita juga akan menggerakkan ormas-ormas untuk menjaga keamanan gereja,” kata dia.

Sementara untuk pengamanan malam tahun baru, Eri bersama Forkopimda Surabaya akan melakukan penyekatan di setiap perbatasan kota. Kegiatan yang diperbolehkan, sesuai Inmendagri, seperti kegiatan di hotel.

“Tapi nanti di dalam surat edaran kami, akan disampaikan bahwa terkait pengunjung yang masuk ke dalam hotel, akan menjadi tanggung jawab pihak hotel, seperti misalnya ada yang bawa sajam dan lainnya,” imbuhnya.

Saat malam pergantian tahun, seluruh camat di Surabaya juga diminta untuk mengadakan acara di wilayahnya masing-masing. Kegiatan itu bertujuan mengurangi potensi konvoi malam tahun baru, dan meminimalisir kerumunan.

“Jadi, nanti yang dari luar sudah kita lakukan penyekatan di masing-masing pintu masuk Surabaya, lalu di kecamatan akan kita gerakkan untuk menggelar acara sendiri-sendiri. Dan di dalam kota kita akan melakukan patroli dengan jajaran pemkot dan Forkopimda. Insya Allah dengan cara dan usaha ini, saya berharap Surabaya akan terus aman selama natal dan tahun baru 2023,” pungkasnya.

Untuk diketahui, keputusan itu hasil rapat bersama dengan Forkopimda Kota Surabaya untuk membahas pengamanan di Kota Pahlawan, terutama pada saat momen nataru 2023. Rapat digelar di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (9/12/2022). (lta/bil/ipg)

Berita Terkait