Senin, 23 Mei 2022

Seorang Warga Gubeng Airlangga Diduga Bunuh Diri

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
evakuasi-korban-bunuh-diri Sejumlah petugas kepolisian mengevakuasi jenazah korban bunuh diri di Gubeng Airlangga Surabaya, Minggu (23/1/2022). Foto: Istimewa

Minggu (23/1/2022) pagi di salah satu kampung di Jalan Gubeng Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, masyarakat setempat heboh dengan penemuan jenazah warga yang diduga bunuh diri.

Seorang pria yang masih dalam kategori usia produktif (29 tahun) ditemukan meninggal di rumahnya. Nenek korban yang pertama kali menemukannya, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Dugaan bunuh itu menguat, karena menurut pengakuan keluarga, sehari sebelum peristiwa itu korban sempat menyampaikan sesuatu kepada ibunya.

Intinya, pada saat itu korban mengajak ibunya bunuh diri. Tapi ibu korban dan anggota keluarga lainnya tidak menanggapi pernyataan itu dengan serius.

“Ketahuannya jam tiga pagi tadi sama neneknya yang kebetulan bangun tidur,” kata Iptu Kusmianto Kanit Reskrim Polsek Gubeng. “Ajakan bunuh diri itu tidak ditanggapi serius. Ibu korban yang tidak enak badan memilih tidur lebih awal. Saat semua keluarga tertidur itulah peristiwa itu terjadi.”

Setelah menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, keluarga korban melapor ke Ketua RT dan Ketua RW setempat yang kemudian meneruskan laporan itu ke Polsek Gubeng.

“Ada Inafis dari Polrestabes Surabaya yang mengecek. Hasil pengecekan awal, dugaannya murni bunuh diri. Tanda-tanda kekerasan tidak ada. Saat ini sudah dibawa ke RSU dr Soetomo untuk dilakukan visum et repertum,” lanjutnya.

Kusmianto juga belum bisa memastikan apa yang menyebabkan korban bunuh diri. Berdasarkan informasi awal yang dikumpulkan polisi dari keluarga dan para tetangga, korban merupakan pribadi yang cenderung tertutup.

“Jadi, jarang menyampaikan kepada pihak keluarga kalau ada masalah. Kami cari-cari pesan singkat (di ponsel korban) atau petunjuk lain juga enggak ada,” ujar Kusmianto.(den)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 23 Mei 2022
30o
Kurs