Senin, 30 Januari 2023

Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat, Pemerintah Masih Menunggu Kajian ITAGI

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi. Sentra Vaksin Yayasan Wings Peduli Tugu Pahlawan melayani vaksinasi mulai anak usia 12 tahun ke atas dan juga warga luar Surabaya, Kamis (7/10/2021). Foto: Manda Roosa suarasurabaya.net

Pemerintah masih mempertimbangkan vaksinasi penguat (booster) dosis keempat untuk mengendalikan penyebaran wabah Covid-19.

Dante Saksono Harbuwono Wakil Menteri Kesehatan mengatakan, ada kemungkinan Indonesia menjalankan program vaksinasi Covid-19 dosis keempat seperti yang sudah mulai dilakukan negara Chili dan Korea Selatan.

Tapi, dia mengatakan pelaksanaan program suntikan vaksin Covid-19 dosis keempat tidak akan berlangsung dalam waktu dekat.

Karena, pemerintah masih fokus mempercepat program vaksinasi primer dosis kesatu dan kedua dengan target selesai Juni 2022, serta meneruskan program vaksinasi booster dosis ketiga.

Sementara itu, Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Pemerintah urusan Vaksinasi Covid-19 mengatakan, Kementerian Kesehatan belum menyusun rencana vaksinasi dosis keempat.

Menurut Dokter Nadia, pemerintah masih menunggu hasil kajian para ahli dan rekomendasi dari Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait efektivitas dosis keempat.

“Belum ada rencana (vaksinasi dosis keempat). Kami masih tunggu hasil kajian para ahli dan ITAGI,” ujarnya kepada Suara Surabaya, Kamis (24/2/2022).

Sekadar informasi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Rabu (23/2/2022), sudah sebanyak 190 jutaan orang yang menerima suntikan vaksin dosis pertama. Sedangkan, penerima vaksin Covid-19 dosis kedua mencapai 141 jutaan.

Dengan begitu, penyuntikan vaksin dosis pertama sudah mencapai 91 persen, dan dosis kedua 68 persen dari total target 208,2 juta penduduk yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.(rid/dfn/rst)

Berita Terkait