Rabu, 30 November 2022

Surabaya Bergerak, Warga Sidosermo III Fokus Perantingan Pohon dan Saluran Air

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Warga Sidosermo 3 Kecamatan Wonocolo waktu membersihkan perantingan pohon, Minggu (20/11/2022). Foto: Tim grafis suarasurabaya.net

Cerahnya matahari pagi menemani puluhan warga Sidosermo III, Kecamatan Wonocolo merapikan ranting pohon dan membersihkan saluran air yang tersumbat.

Kegiatan warga Sidosermo III itu dalam rangka mendukung program kerja bakti Surabaya Bergerak untuk membersihkan lingkungan secara serempak setiap hari Minggu di masing-masing kampung.

Muslich Camat Wonocolo yang hadir di tengah-tengah kegiatan kerja bakti itu menyebut Surabaya Bergerak ini sebagai upaya membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk membersihkan kampungnya.

“Kerja bakti di Kecamatan Wonocolo sendiri sebagian besar sudah rutin. Meski beberapa kampung masih jarang melakukannya. Adanya Surabaya Bergerak ini paling tidak untuk membangkitkan semangat warga,” kata Muslich kepada suarasurabaya.net, Minggu (20/11/2022).

Muslich menyebut kerja bakti di sepanjang kawasan Sidosermo III kali ini memang fokus pada perantingan pohon. Hal itu untuk meminimalisir pohon tumbang, mengingat masih memasuki musim penghujan.

Kemudian pembersihan saluran-saluran di antara rumah warga juga dilakukan. Selain untuk menghindari banjir di kawasan tersebut, pembersihan saluran untuk mencegah penyakit DBD akibat sarang nyamuk.

Menurutnya kebersihan di kampung-kampung harus tetap dijaga secara berkala. Karena lingkungan yang bersih natinya akan dinikmati manfaatnya oleh semua orang.

“Surabaya Bergerak membangkitkan warga untuk kerja bakti. Sehingga kampung-kampung bisa bersih merata,” imbuhnya.

Muslich juga berpendapat apabila ruang lingkup kerja bakti tidak hanya bergotong royong memberishkan lingkungan secara bersama-sama saja. Namun kerja bakti bisa diartikan lebih luas lagi.

Misalnya kerja bakti urban farming, lalu pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan kader Bumantik. Beberapa program itu disebut Muslich sebagai kerja bakti dalam menjaga lingkungan dan kesehatan.

Terakhir, Muslich mengapresiasi program Surabaya Bergerak balutan Pemkot Surabaya bersama Suara Surabaya Media ini. Ia mengaku dimudahkan dengan sistem terjadwal dan fasilitas yang diberikan.

“Kalau dulu hasil sampah kerja bakti bisa menumpuk sampai beberapa hari, kalau sekarang langsung diangkut oleh kendaraan dinas. Dan sistemnya sudah terjadwal sehingga bisa digelar secara bergilir,” ungkap Muslich.(wld/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Bus Terbakar di Gate Tol Menanggal arah Juanda

Ratusan Rumah Hancur Akibat Puting Beliung

Surabaya
Rabu, 30 November 2022
25o
Kurs