Jumat, 1 Maret 2024

BMKG Juanda Prakirakan Surabaya Efektif Masuk Awal Musim Hujan Desember Dasarian Kedua

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi, cuaca hujan. Grafis: Suarasurabaya.net

Teguh Tri Susanto Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menyebut Kota Surabaya dan beberapa wilayah Jawa Timur (Jatim) saat ini masih memasuki akhir musim kemarau.

“Memang di Kota Surabaya dan sekitarnya posisinya masih dalam fase akhir musim kemarau ya, kita bicara secara musim. Kemudian memang di November dasarian tiga sampai dengan Desember dasarian kedua diprakirakan memang Kota Surabaya akan perlahan memasuki awal musim hujan,” ucap Teguh kepada Radio Suara Surabaya, Rabu (22/11/2023).

Soal hujan yang sudah terjadi di beberapa wilayah Jatim belakangan, Teguh mengatakan, hal itu merupakan bagian dari masa peralihan ke awal musim hujan. Menurutnya, masa tersebut akan menyebabkan hujan di beberapa wilayah tertentu dengan intensitas cukup deras.

Dia menjelaskan di Jatim sendiri terbagi oleh beberapa zona musim, sehingga hujan tidak berbarengan terjadi di seluruh wilayah. “Ada di daerah-daerah tertentu yang sudah memasuki musim hujan, kemudian di wilayah-wilayah tertentu juga masih belum (masuk musim hujan),” imbuhnya.

Khusus untuk Kota Surabaya, Teguh mengatakan masih relatif on the track sampai dengan bulan Desember mendatang. Hal itu seperti yang sudah diinformasikan BMKG jauh-jauh hari sebelumnya, jika Kota Surabaya efektif masuk awal musim hujan pada dasarian kedua bulan Desember.

Selain itu, menurutnya masih ada daerah lain yang diprakirakan memasuki awal musim hujan, lebih lama dari pada Kota Surabaya.

“Nanti yang terakhir (masuk awal musim hujan) yakni di sekitaran Tapal Kuda di wilayah Banyuwangi bagian selatan sampai dengan di wilayah Bondowoso bagian selatan. Itu nanti akan memasuki awal musim hujan masih di sekitaran Desember ketiga sampai dengan Januari dasarian pertama, seperti itu,” ucapnya.

Sementara untuk Jatim bagian tengah yang sudah masuk awal musim hujan seperti Malang Raya, Kediri, Magetan dan sekitarnya diprakirakan juga masih belum intens turun hujan.

Penyebabnya, kata Teguh, masih ada El Nino aktif di akhir tahun 2023 yang menyebabkan kadar curah hujan relatif lebih sedikit dibanding tahun sebelum-sebelumnya.

Sedangkan untuk puncak musim hujan, BMKG memprakirakan bisa terjadi di pertengahan Januari hingga dasarian kedua bulan Februari.

“Januari dasarian kedua sampai dengan Februari dasarian kedua, di beberapa wilayah Jawa Timur sudah merata memasuki musim hujan, ataupun ada di beberapa wilayah sudah memasuki puncak musim hujan,” jelasnya. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
33o
Kurs