Senin, 26 Februari 2024

Jokowi Presiden Resmikan Operasional KCJB Sebagai yang Pertama di Asia Tenggara

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Joko Widodo (Jokowi) Presiden berpose di depan lokomotif Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Rabu (13/9/2023), di Stasiun Halim, Jakarta Timur. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo (Jokowi) Presiden meresmikan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang diberi nama Whoosh, sebagai layanan kereta api berkecepatan tinggi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh, saya nyatakan dioperasikan,” kata Presiden saat peresmian di Stasiun KCJB Halim, Jakarta, Senin (2/101/2023) dikutip Antara.

Kata Jokowi, Whoosh adalah singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat.

Dalam kesempatan itu, belum diumumkan berapa tarif resmi perjalanan KCJB, tapi Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi memastikan biaya perjalanan Whoosh masih digratiskan hingga pertengahan Oktober 2023.

“Hingga pertengahan Oktober, pengoperasian tetap gratis,” katanya.

Kegiatan peresmian berlangsung pukul 09.00 WIB bertempat di Peron 3 & 4 lantai 3 Stasiun KCJB Halim, yang ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden.

Usai peresmian, Jokowi Presiden didampingi Iriana Joko Widodo Ibu Negara beserta rombongan bertolak menuju Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, menggunakan rangkaian Whoosh bernomor G3501 di peron 3.

Selain Luhut Binsar Pandjaitan, pejabat lain yang menemani Presiden diantaranya Erick Thohir Menteri BUMN, Budi Karya Sumadi Menhub, Heru Budi Hartono Pj Gubernur DKI Jakarta, dan Bey Machmudin Pj Gubernur Jawa Barat.

Sementara itu, agenda peluncuran Whoosh di Stasiun Halim turut dihadiri sejumlah perwakilan dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku konsorsium pembangunan KCJB.

Untuk diketahui, Whoosh memiliki kecepatan operasional hingga 350 km/h yang menghubungkan Tegalluar di Bandung, Jawa Barat dengan Halim di Jakarta Timur.

Dengan headway 20–30 menit, KCJB menyediakan banyak pilihan waktu perjalanan sehingga jarak Jakarta-Bandung akan ditempuh dalam waktu 36 hingga 44 menit.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung menampilkan desain ruang yang luas dan modern serta memiliki tiga kelas berkapasitas total mencapai 601 penumpang, berikut ruang khusus untuk difabel.

Stasiun Kereta Cepat mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) untuk memastikan sistem layanan terintegrasi dengan berbagai pilihan moda transportasi, beragam kuliner, fasilitas dan keistimewaan lainnya. (ant/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Senin, 26 Februari 2024
25o
Kurs