Sabtu, 2 Maret 2024

Mahfud MD Memimpin Doa untuk Warga Palestina di Pondok Gus Muwafiq

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Mahfud MD Menko Polhukam memimpin doa untuk warga Palestina di Ponpes Minggir asuhan KH Muwafiq atau Gus Muwafiq. Foto: Instagram @mohmahfudmd

Mahfud MD Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) mendoakan penduduk Palestina segera keluar krisis akibat gempuran Militer Israel.

Doa tersebut dipanjatkan di Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Minggir, Sleman, pada Sabtu (4/11/2023) malam, sebelum membuka acara Harlah ke-7 Satuan Team Anti Kriminalitas (STAK) Yogyakarta.

“Tolong lah saudara-saudara kami kaum muslimin yang berjihad di Palestina. Ya Allah hancurkanlah kekuatan jahat orang-orang Yahudi dan Israel sampai mereka menyadari untuk membangun kedamaian di muka bumi ini,” ujar Mahfud dalam penggalan doanya dilansir Antara, Minggu (5/11/2023) dini hari.

Mahfud menuturkan, dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, terdapat satu narasi bahwa salah satu tujuan Negara Indonesia dibangun adalah untuk membangun perdamaian dunia, serta keamanan bagi setiap jiwa.

“Oleh sebab itu, malam ini saya datang ke sini pada kesempatan ini memakai baju solidaritas untuk orang-orang Palestina yang sekarang sedang dibantai di Gaza,” ujar Mahfud yang memakai kemeja putih dipadu syal bendera Palestina.

Konflik antara Hamas dan Israel yang meletus sejak 7 Oktober, telah menewaskan sekitar 10 ribu jiwa, dengan 3.700 di antaranya anak-anak.

“Kalau dibagi per hari, lalu dibagi per jam setiap 10 menit ada anak kecil meninggal satu karena kebrutalan serangan dari Israel,” kata dia dalam acara yang juga dihadiri para ulama dan santri di kompleks ponpes asuhan asuhan KH Muwafiq atau Gus Muwafiq itu.

Sesuai dengan prinsip Negara Indonesia yang menganut perdamaian dunia, lanjut Mahfud, Pemerintah Indonesia beserta Rakyat Indonesia mengutuk keras tindakan brutal Israel.

“Pemerintah Indonesia dan Rakyat Indonesia, Rakyat Indonesia dan Pemerintah Indonesia bisa dibolak-balik yang mana saja sama sikapnya mengutuk dengan keras terjadinya tindakan kekerasan dan pembantaian tanpa pandang bulu yang terjadi di Gaza akibat serangan brutal dari Israel,” ujar dia.

Menurut Mahfud, sikap Indonesia terhadap Israel sudah dinyatakan sejak awal oleh Presiden Soekarno waktu Indonesia baru berdiri yang kemudian ditegaskan lagi pada Konferensi Asia Afrika Tahun 1955.

“Bung Karno menyatakan indonesia tidak akan pernah berhubungan dengan Israel sampai Palestina merdeka. Sikap itu dinyatakan oleh pemerintah Indonesia dan konsisten sampai sekarang,” tegas Mahfud.(ant/saf/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
28o
Kurs