Minggu, 25 Februari 2024

Sejumlah Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo Mengaku Nyaman usai Direlokasi Pemkab ke Sisi Barat

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Aktivitas jual beli di stand sisi barat Pasar Larangan, Sidoarjo. Foto: Pemkab Sidoarjo

Kebijakan relokasi di Pasar Larangan Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) ke sisi barat akhirnya mendapat apresiasi dari sejumlah pedagang setempat. Relokasi itu diketahui sudah diwacanakan sejak tahun 2021, tapi sempat beberapa kali tertunda.

Abdul Aziz salah satu pedagang yang direlokasi mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo yang memberikan fasilitas berupa tempat layak, seperti atap spandek galvalum yang bagus, serta penataan yang rapi tersebut.

Dia juga mengapresiasi karena selama delapan bulan relokasi dari sisi timur ke barat pasar, tak ada retribusi atau sama sekali atau gratis.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo khususnya Gus Muhdlor selaku Bupati Sidoarjo dan Disperindag Sidoarjo atas apa yang telah diterima oleh kami, para pedagang,” ucap Abdul Aziz seperti dilansir dari laman resmi Pemkab Sidoarjo, Sabtu (2/9/2023).

Dia bahkan mengajak para pedagang lain untuk pindah ke sisi barat karena secara kondisi dan fasilitas jauh lebih layak dari sisi timur.

“Ayo semua pedagang pindah, disini sama sekali tidak ada yang tertindas dan terdzolimi oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo malah kami semua nyaman berada disini,” tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini ada sebanyak 135 pedagang sudah menempati stand pasar larangan sisi barat. Diharapkan kedepannya semua pedagang menempati stand yang tersedia.

Senada, Umi Fadillah salah satu pedagang lainnya yang direlokasi merasa perhatian Pemkab sudah cukup baik. Sebab, selain tempat yang diberikan dinilai layak, sirkulasi udaranya bagus dan tidak berdesakan sehingga membuat nyaman.

“Saya nyaman disini, karena tidak berdesakan antara pedagang satu dengan lainnya, serta sirkulasi udara lebih sehat saja,” ujarnya.

Menurunya, sejumlah pedagang yang sudah relokasi ke sisi barat juga merasakan omsetnya lebih banyak daripada saat masih di sisi timur.

“Alhamdulillah banyak, dan juga sistem drive thru ini banyak mendatangkan para pembeli,” ucapnya. (bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Minggu, 25 Februari 2024
25o
Kurs