Minggu, 19 Mei 2024

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Usai Tentara Israel Bunuh Warga Gaza yang Tunggu Bantuan Kemanusiaan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Warga Palestina mengangkut para korban setelah insiden penembakan oleh Israel terhadap orang-orang yang sedang menunggu bantuan, di Kota Gaza, pada Kamis (29/2/2024). Warga Palestina mengangkut para korban setelah insiden penembakan oleh Israel terhadap orang-orang yang sedang menunggu bantuan, di Kota Gaza, pada Kamis (29/2/2024).

Indonesia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk bertindak keras menyusul tewasnya ratusan rakyat Palestina di Jalur Gaza, karena ditembaki pasukan militer Israel saat mereka menunggu bantuan kemanusiaan.

Dilansir dari Antara pada Sabtu (2/3/2024), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras pembantaian pada Kamis (29/2/2024) yang menewaskan lebih dari 100 warga sipil Palestina.

Indonesia juga mengkritik DK PBB, yang dianggapnya lamban merespons agresi militer Israel di Jalur Gaza.

Indonesia mendesak badan tersebut segera memerintahkan gencatan senjata.

“Apakah tragedi kemanusiaan ini masih belum cukup bagi Dewan Keamanan PBB menyepakati Resolusi mengenai gencatan senjata?” kata  Retno Marsudi Kemlu RI.

Indonesia mengingatkan Dewan Keamanan PBB bahwa tidak ada satu negara pun yang berada di atas hukum internasional dan berhak bertindak tanpa mengindahkan hukum tersebut.

Selain itu, Indonesia berpendapat bahwa negara-negara lain sepatutnya segera berhenti mendukung Israel dengan bantuan-bantuan yang justru membuat Israel dapat terus melanjutkan agresinya di Jalur Gaza.

“Indonesia mendesak negara-negara untuk menghentikan bantuan senjata ke Israel demi keadilan dan kemanusiaan,” tambahnya.

Sedikitnya 115 warga Palestina dilaporkan terbunuh dan 760 lainnya cedera ketika tentara Israel menembaki kerumunan warga yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan di Kota Gaza bagian selatan pada Kamis.

Menurut saksi mata, ratusan warga Palestina tengah menunggu bantuan kemanusiaan dekat daerah Dowar al-Nablusi ketika mereka tiba-tiba ditembaki.

Sementara itu, pihak Israel berdalih bahwa sebagian besar dari para korban itu tewas terjatuh akibat berdesak-desakan dalam kerumunan dan tertabrak truk pembawa bantuan.

Israel juga mengatakan pasukannya memberikan peringatan berupa tembakan ke arah kaki untuk menghadang para warga Palestina mendekati titik pos pemeriksaan Israel yang dilewati truk-truk bantuan. (ant/dan/saf/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Minggu, 19 Mei 2024
25o
Kurs