Selasa, 4 Agustus 2026

Pascapenembakan Trump, Istana: Paspampres Selalu Waspada

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Donald Trump calon Presiden AS mengepalkan tangan kepada para pendukungnya usai terluka di bagian telinga diduga karena ditembak orang bersenjata saat kampanye di Pensylvania, AS, Sabtu (13/7/2024). Foto: Reuters

Joko Widodo Presiden RI menyampaikan keprihatinan atas insiden penembakan Donald Trump mantan Presiden Amerika Serikat, Minggu (14/7/2024) waktu Indonesia.

Trump menjadi sasaran tembak waktu kandidat presiden dari Partai Republik itu melakukan kampanye, di Negara Bagian Pennsylvania.

Dalam pernyataan melalui media sosial X, Jokowi menegaskan segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam kehidupan berdemokrasi di seluruh dunia.

Kemudian, Presiden RI mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi dan kedamaian, serta mendoakan kesembuhan Donald Trump.

Terkait insiden itu, Ari Dwipayana Koordinator Staf Khusus Presiden mengatakan, keamanan Presiden selalu menjadi prioritas tertinggi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang didukung aparat keamanan lainnya.

“Paspampres selalu bertindak waspada, dan tetap memberikan ruang fleksibilitas kepada Jokowi Presiden untuk berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Minggu (14/7/2024).

Seperti diketahui, Donald Trump mengalami luka di bagian telinga akibat terserempet peluru.

Sedangkan satu orang pengunjung kampanye dikabarkan meninggal dunia, dan dua orang lainnya terluka.

Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI) menyatakan, terduga pelaku penembakan bernama Thomas Matthew Crooks pria berusia 20 tahun.

Terduga pelaku dikabarkan meninggal dunia terkena peluru penembak jitu yang bertugas menjaga sekitar lokasi acara kampanye Trump. (rid/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 4 Agustus 2026
27o
Kurs