Kamis, 30 Mei 2024

Pengendara Arogan Buang Pelat TNI Palsu dan Sembunyikan Mobil di Rumah Kakak

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Tangkapan layar sebuah mobil berpelat dinas TNI bersikap arogan terhadap pengendara lain di jalan Tol Cikampek, Jumat (12/4/2024) Foto: Antara/ Instagram @jakartaselatan24jam

Pengendara arogan berinisial PWGA sempat menyembunyikan mobil dan membuang pelat dinas TNI bernomor 84377-00 yang telah dinyatakan palsu.

“Mobil tersebut disarungi dan pelat dinas TNI sudah hilang,” kata AKBP Titus Yudho Ully Kepala Sub Direktorat Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Titus menjelaskan setelah kejadian tersebut, pelaku dan istrinya sempat bersembunyi di rumah kakak pelaku di daerah Jakarta Timur (Jaktim).

“Mobil yang digunakan oleh pelaku ditemukan di rumah kakaknya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, ditutup terpal penutup mobil, pelatnya dibuang,” katanya seperti dilaporkan Antara.

Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan pengendara yang arogan di Tol Jakarta-Cikampek KM 56 telah ditangkap.

“Benar sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman,” katanya.

Mayjen TNI Nugraha Gumilar Kepala Pusat Penerangan TNI mengungkapkan bahwa pengemudi arogan yang menggunakan pelat dinas TNI palsu telah ditangkap pada Selasa (16/4/2024).

“Iya betul [sudah ditangkap]. Nanti konpres, lagi dicari waktu yang tepat,” katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Saat dikonfirmasi mengenai identitas pengemudi tersebut, Nugraha belum bisa menjelaskan secara detail. “Nanti Danpuspom yang akan jelaskan semuanya,” katanya.

Berdasarkan unggahan media sosial Instagram yang diunggah akun @puspomtni, pelaku berhasil ditangkap oleh jajaran Ditreskrimum
Polda Metro Jaya.

Pelaku yang berinisial PWGA, berhasil ditangkap di kediamannya yang berada di Cempaka Putih. Dari pemeriksaan awal yang dilakukan Kepolisian, pelaku adalah seorang pengusaha, bukan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Sementara motif memakai pelat dinas TNI palsu itu adalah semata-mata untuk menghindari aturan ganjil-genap yang berlaku di DKI Jakarta,” tulis akun tersebut.(ant/iss)

Berita Terkait

..
Surabaya
Kamis, 30 Mei 2024
33o
Kurs