Minggu, 21 Juli 2024

Polrestabes Surabaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Hari Buruh di Surabaya Besok

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi - Ribuan massa ikut aksi dan menuju kantor Gubernur Jawa Timur dalam peringatan Hari Buruh, Senin (1/5/2023). Foto: Chandra suarasurabaya.net

Polrestabes Surabaya melakukan sejumlah pola-pola rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan pada peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day di Surabaya, Rabu (1/5/2024) besok.

AKBP Arif Fazlurrahman Kasatlantas Polrestabes Surabaya mengatakan pihaknya akan menerjunkan 200 personel polisi lalu lintas dari total 3.000 lebih personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan aksi.

“Kegiatan ini melibatkan 10 ribu peserta dan kami tentu akan melakukan pola-pola rekayasa, namun arus lalu lintas tidak akan benar-benar bisa lancar, artinya kenyamanan berlalu lintas itu pasti terganggu, karena kecenderungan teman-teman (buruh) datangnya bertahap,” kata Arif saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Selasa (30/4/2024).

Arif menjelaskan ada tiga titik lokasi yang menjadi konsentrasi massa buruh yakni di Gedung Negara Grahadi, Kantor Gubernur Jawa Timur, dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, ada tiga titik kumpul yang perlu diantisipasi antara lain, batas kota di Bundaran Waru, depan Kebun Binatang Surabaya (KBS), dan simpang lima Romokalisari.

“Sebagian besar massa buruh masuk dari Waru arah selatan, tapi kemungkinan nanti yang datang dari Karangpilang, Gurung Sari, Warugunung, ataupun datang dari wilayah timur seperti Kawasan Industri SIER, mereka akan berkumpul terlebih dahulu di KBS. Sementara itu, massa buruh yang datang dari Romokalisari akan langsung menuju ke titik lokasi kegiatan.” ujarnya.

Selanjutnya Polrestabes Surabaya menjelaskan, perjalanan massa buruh dari batas kota Waru diarahkan menggunakan jalur frontage menuju ke Taman Pelangi, Jalan Ahmad Yani, berlanjut ke depan Royal Plaza, bawah Flyover Mayangkara, Jalan Wonokromo, Jalan Raya Darmo sampai di depan Kantor Gubenur Jawa Timur (Jalan Pahlawan).

“Ketika para pengunjuk rasa sampai di lokasi kegiatan maka akan ada penuntupan jalan secara total, kemudian upaya pola-pola pengalihan, kanalisasi, serta mungkin diskresi lawan arus dan lain sebagainya, yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan nanti,” terangnya.

Arif membeberkan arus lalu lintas menuju Jalan Gubernur Suryo dan Jalan Tunjungan akan dialihkan ke Jalan Embong Malang dan Jalan Basuki Rahmat.

Ia juga menambahkan apabila terjadi penumpukan dan kepadatan di Bundaran Waru, maka kendaraan dari arah Krian ataupun dari arah Medaeng, akan dialihkan seluruhnya menuju jalur-jalur alternatif yakni Lingkar Mas ataupun Pabrik Paku.

Lebih lanjut, Polrestabes Surabaya mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah karena pola rekayasa yang dilakukan hanya bersifat temporer.

Selain itu, para buruh juga diimbau untuk dapat tertib dalam melaksanakan peringatan Hari Buruh Sedunia dan aksi unjuk rasa. (ike/iss/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 21 Juli 2024
24o
Kurs