Rabu, 17 Juli 2024

PPDB SMA Jalur Nilai Akademik, Calon Siswa dan Orang Tua Diimbau Pastikan PIN Tak Disebar

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Pelayanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA Provinsi Jatim di Dewan Pendidikan Jatim, Surabaya, Selasa (28/5/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Timur (Jatim) 2024 untuk jalur nilai akademik SMA dimulai pada Selasa (18/6/2024) hari ini.

Dilansir dari laman resminya, registrasi untuk PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA akan ditutup pada Rabu (19/6/2024) besok malam pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, pengumuman hasil PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA akan dilakukan pada Kamis (20/6/2024) pagi pukul 08.00 WIB.

Sejumlah kendala masih ditemui pada hari pertama pelaksanaan PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA. Salah satunya yang dialami Fenti Damayanti pendengar Radio Suara Surabaya.

Fenti mengungkapkan bahwa nama anaknya tiba-tiba terdaftar di tiga SMA di Surabaya. Padahal dia mengaku belum mendaftarkan anaknya ke PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA.

“Saya sudah menghubungi wali kelasnya. Pihak sekolah juga kaget. Sebab pendaftaran harus memakai PIN. Sedangkan PIN dipegang oleh orang tua atau siswa,” cerita Fenti ketika on air di Radio Suara Surabaya.

Oleh pihak sekolah, Fenti disarankan segera mengadukan masalah ini ke Dinas Pendidikan Jatim. Apalagi PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA akan ditutup pada Rabu besok.

Menyikapi keluhan itu, Mustakim Kepala UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Jatim menjelaskan, setiap pendaftar PPDB harus mengajukan PIN. Ia menyebut jika PIN adalah kunci untuk melakukan pendaftaran.

“Artinya tanggung jawab pendaftaran berada di calon peserta didik dan orang tua. Jadi selama PIN itu dipegang, maka tidak ada orang lain yang bisa mendaftarkan. Sebab sistem tidak mungkin bisa mendaftarkan secara otomatis,” terang Mustakim ketika mengudara di Radio Suara Surabaya, Selasa pagi.

Ia menjelaskan bahwa proses PPDB dimulai dengan pengecekan verifikasi rapor semester 1 hingga semester 5 dari SMP/MTs/Sederajat yang calon peserta didik.

Kemudian calon siswa melakukan pengambilan PIN yang akan digunakan untuk melakukan registrasi PPDB Jawa Timur 2024. Setelah mendapat PIN, baru peserta didik siswa bisa melakukan pendaftaran PPDB.

“Ketika mau login (pendaftaran), calon peserta didik menggunakan NISN dan NPSN. Kemudian menggunakan PIN itu untuk mendaftar,” jabarnya.

Perlu diketahui, NPSN sekolah adalah kode identifikasi untuk membedakan masing-masing sekolah. Sementara itu, NISN adalah kode identifikasi untuk membedakan tiap siswa dan berlaku sepanjang masa.

Terkait apa yang dialami oleh Fenti Damayanti pendengar Radio Suara Surabaya, Mustakim mengakui jika hal ini acap kali terjadi dalam PPDB sebelumnya.

“Yang perlu digarisbawahi, PIN adalah tanggung jawab calon peserta didik dan orang tua. Sebab hanya pemegang PIN yang bisa melakukan registrasi. Jadi harus dicari apakah ada orang lain yang tahu PIN tersebut,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Jatim siap menerima konsultasi atau aduan dari calon peserta didik. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa mengeluarkan PIN baru.

“Kalau permintaan PIN baru itu dilayani, maka semua peserta didik yang tidak masuk pemeringkatan akan mengambil PIN baru. Tak perlu datang ke kantor. Cukup melalui layanan kami via telepon. Ada sepuluh nomor yang bisa dihubungi. Meski sedang cuti bersama, kami siap melayani,” jabar Mustakim.

Selain itu, masalah yang dihadapi saat PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA adalah website yang error. Sehingga calon peserta didik tak bisa registrasi. Ia mengungkapkan, hal ini bisa disebabkan banyak faktor. Salah satunya jaringan.

Jika mengalami masalah ini, calon peserta didik diminta untuk login kembali. “Pagi ini juga ada keluhan yang sama. Lalu diminta login dan sudah berhasil,” ujarnya.

Sebagai penutup, Mustakim mengucapkan terima kasih kepada calon peserta didik yang berpartisipasi di PPDB Jatim jalur nilai akademik SMA. Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu berupaya untuk melaksanakan proses ini secara adil, jujur, dan akuntabel.

“Jadi tolong semua proses dilaksanakan dengan baik. Saya doakan calon peserta didik dapat mencapai apa yang diharapkan,” ucapnya. (saf/ham)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Rabu, 17 Juli 2024
24o
Kurs