Sabtu, 26 September 2026

Jihad Islam Sebut Tidak Akan Biarkan Terwujudnya Pemindahan Paksa Penduduk Gaza

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Warga Palestina yang mengungsi saat kembali ke Gaza Utara seiring kesepakatan gencatan senjata. Foto: Antara

Nasser Abu Sharif Perwakilan Jihad Islam Palestina di Teheran, Iran mengatakan bahwa Palestina tidak akan membiarkan terwujudnya rencana pemindahan paksa penduduk Gaza yang dicetuskan Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Antara, Sabtu (15/2/2025), Abu Sharif mengatakan rencana yang diumumkan Donald Trump Presiden AS  itu, secara efektif merupakan “proyek Zionis” dan telah diupayakan dalam berbagai versi sejak Israel berdiri.

Selama 107 tahun, menurutnya Negara Barat telah berusaha menggusur penduduk Palestina dari tanah mereka dan menggantinya dengan pemukim Zionis.

“Pada umumnya skema itu gagal di masa lalu,” katanya.

Menurut Abu Sharif, penduduk Jalur Gaza menolak meninggalkan tanah mereka kendati militer Israel menghancurkan seluruh kemungkinan elemen mata pencaharian, dan melakukan pembunuhan besar-besaran selama perang 15 bulan.

Ia menilai bahwa rencana Donald Trump Presiden AS itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia sekaligus pembersihan etnis, yang menurutnya pantas dituntut. (ant/nis/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 26 September 2026
27o
Kurs