“Petugas yang berjaga akan dibagi ke beberapa titik. Selain di Mapolrestabes Surabaya dan Jalan Teuku Umar, petugas juga akan berjaga di titik perbatasan keluar/masuk kota. Sehingga jika ditemukan adanya anggota kelompok silat dari daerah lain, diimbau untuk tidak masuk ke kota,” ungkapnya.
Selain itu, Luthfie juga mengimbau para petugas untuk mengawasi adanya penyusup masuk dalam kelompok silat yang sedang melakukan aksi, dengan ciri-ciri bermasker, menggunakan hoodie, atau menutup kepala, yang bertujuan untuk menutup identitas.
Dalam pengamanan aksi kali ini, Luthfie juga meminta para petugas untuk lebih sabar melayani massa aksi.
“Karena kebanyakan dari anggota kelompok silat ini masih di bawah umur dan punya emosi yang tidak stabil. Jadi saya berharap, para petugas bisa lebih sabar dan tidak terpancing,” tutupnya.(kir/bil/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

