Jumat, 24 Juli 2026

10 Juta Pelanggan Seluler Sudah Registrasi Kartu SIM Biometrik

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi). Foto: Komdigi

Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), mengungkapkan bahwa terhitung hingga 22 Juli 2026, sebanyak 10 juta pelanggan operator seluler (opsel) telah melakukan registrasi kartu SIM menggunakan metode verifikasi biometrik.

“Jadi, total sampai hari ini itu 10 juta pelanggan baru yang sudah datanya biometrik, yang berarti NIK-nya sudah lebih terjaga,” kata Meutya Hafid, Menkomdigi, dalam acara Deklarasi Komitmen Bersama Implementasi Penuh Registrasi Pelanggan Berbasis Data Biometrik di Jakarta, Kamis (23/7/2026), yang dilaporkan Antara.

Meutya Hafid menjelaskan, registrasi kartu SIM biometrik ini memudahkan masyarakat untuk mendeteksi apabila Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya digunakan pihak lain tanpa izin, sehingga memberikan perlindungan lebih baik dari risiko penyalahgunaan identitas.

“Ini juga salah satu cara negara untuk hadir mengamankan dan memberikan layanan keamanan bagi warga negara, terkhusus para pengguna operator seluler,” ujar Meutya Hafid, Menkomdigi.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menargetkan penambahan 10 juta pelanggan baru yang melakukan registrasi kartu SIM biometrik dalam satu bulan ke depan. Meutya Hafid menuturkan, target tersebut tidak harus dipenuhi hanya dari registrasi pelanggan baru, melainkan juga dapat dicapai melalui registrasi ulang bagi pelanggan lama yang belum melakukan verifikasi biometrik.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Jumat, 24 Juli 2026
27o
Kurs