Dari Surabaya, Basarnas mengerahkan KN SAR Permadi 249 yang telah tiba di area pencarian sejak Minggu malam, serta helikopter HR-3601 yang dilengkapi peralatan untuk mengevakuasi korban dari udara. Unsur TNI AL dari wilayah Surabaya juga turut dikerahkan, yakni KRI Nala, KRI Pulau Rani, dan KRI Clurit.
Kantor SAR Surabaya juga membuka posko pengaduan dan informasi di Tanjung Perak karena KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin.
Nanang mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pencarian. Tapi, proses pemindahan korban dari kapal penolong ke kapal lain terkendala gelombang yang cukup tinggi.
“Yang memang saat ini untuk proses transfer korban dari satu kapal ke kapal lainnya memang agak sulit, karena memang gelombang cukup tinggi,” jelasnya.
Tim SAR juga menemukan sejumlah life raft dan life jacket dalam kondisi kosong. Berdasarkan informasi penumpang, sedikitnya dua life raft ditemukan tanpa korban di dalamnya.

NOW ON AIR SSFM 100

