Sebanyak 34 penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya dibatalkan imbas dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, Minggu (6/9/2026).
Muhammad Tohir, General Manager Bandara Internasional Juanda mengatakan, pembatalan penerbangan terjadi setelah adanya penyesuaian operasional di sejumlah bandara, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Radin Inten II Lampung.
“Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda,” katanya, Minggu (6/9/2026).
Dari total 34 penerbangan yang dibatalkan, rinciannya 15 penerbangan kedatangan, dan19 penerbangan keberangkatan. Sejumlah penerbangan yang terdampak di antaranya Lion Air, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Pelita Air dengan rute dari dan menuju Jakarta, Halim Perdanakusuma, serta Makassar.
Selain 34 penerbangan yang dibatalkan, terdapat dua penerbangan Lion Air yang masih berstatus standby, yakni LNI 694 rute CGK-SUB dengan jadwal 10.35 WIB dan LNI 697 rute CGK-SUB dengan jadwal 11.05 WIB.
Pihak Bandara Juanda memastikan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan maskapai serta stakeholder terkait untuk menangani penyesuaian operasional penerbangan. Bagi penumpang terdampak, Bandara Juanda juga mengaktifkan Service Recovery Activation dengan menyediakan makanan ringan dan minuman.
“Selain itu, personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service disiagakan di area terminal untuk memastikan pelayanan kepada penumpang terdampak tetap berjalan dengan baik, serta kebutuhan dan informasi yang diperlukan dapat diberikan secara maksimal,” ujarnya.
Pihak bandara mengimbau penumpang agar memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai atau menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor 172 untuk mendapatkan informasi terbaru.(ris/bil/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

