Basarnas mengevakuasi empat jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 menggunakan helikopter ke Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026).
Mohammad Syafii Kepala Basarnas mengatakan, evakuasi udara dilakukan secara bertahap. Helikopter HR-3601 mendarat di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 11.23 WITA dengan membawa dua korban meninggal dunia yang sebelumnya dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific.
Sekitar 32 menit kemudian, helikopter AS-365 P-3013 tiba di bandara yang sama. Pesawat tersebut membawa dua jenazah lainnya yang berhasil ditemukan dan dievakuasi dari perairan.
Selain mengevakuasi korban meninggal dunia, tim SAR gabungan juga memindahkan 22 korban selamat dari KM Cahaya Bahari Jaya ke KRI Nala.
Dilansir dari Antara, para korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) Lanal Banjarmasin.
Hingga Rabu (16/9/2026), total 114 penumpang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan enam lainnya meninggal dunia.
Sementara itu, operasi SAR masih berfokus mencari 129 penumpang yang hingga kini dilaporkan hilang.
“Operasi pencarian terus kami optimalkan dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi untuk memastikan search area dapat ditentukan secara efektif,” kata Mohammad Syafii dalam keterangan resminya, Rabu.
Pencarian melibatkan 1.097 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polda Kalimantan Selatan, serta potensi SAR.
Untuk mendukung operasi, tim mengerahkan lima unit alutsista udara dan 17 kapal patroli laut. Pemantauan dari udara juga diperluas dengan mengoperasikan pesawat Cessna 208 Caravan. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

