Selain operasi udara, sebanyak 54.394 personel gabungan diterjunkan untuk menangani kebakaran di lapangan.
Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, BNPB, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat.
“Sejak Agustus, 64 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan water bombing, didukung 54.394 personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, menjangkau titik-titik kebakaran dan mencegah api semakin meluas,” ujarnya.
Teddy menyebut luasnya wilayah Indonesia serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.
Meski demikian, operasi pemadaman terus dilakukan tanpa henti melalui pengerahan personel di darat dan dukungan operasi udara.
“Luasnya wilayah serta kondisi lahan gambut yang sulit menjadi tantangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia. Namun, upaya pemadaman terus dilakukan tanpa henti, baik melalui operasi darat maupun udara,” katanya. (saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

