“Mangkanya kami mengharapkan feedback (informasi) dari masyarakat ketika ada keluhan di rumah-rumah mereka, mohon segera melapor supaya kami bisa memflushing, menggelontor air yang ada di depan rumah mereka, saluran tersier tadi kan gitu,” paparnya.
Menurut Louis, salah satu tantangan dalam pemerataan flushing adalah panjang jaringan pipa distribusi PDAM Surabaya yang mencapai sekitar 6.000 kilometer.
Ia berharap ke depan, Perum Jasa Tirta melakukan monitoring kualitas air baku di sungai untuk memastikan jika ada potensi air keruh atau tercemar.
“Bukan ketika ada berita viral baru konfirmasi. Ini harapannya ada mereka aktif lah dari pihak teman-teman Jasa Tirta. Dan pemangku kebijakan penanggung jawabnya siapa di sungai gitu loh,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Perum Jasa Tirta (PJT) 1 menduga busa yang memenuhi Kali Surabaya yang berdampak pada kualitas air sejumlah pelanggan PDAM Surya Sembada, pada Minggu (6/9/2026) pagi, berasal dari foam atau busa pemadam yang digunakan saat kebakaran pabrik di kawasan Driyorejo, Gresik pada Jumat (4/9/2026) lalu. (lta/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

