Jumat, 23 Oktober 2026

AirNav Ungkap Alasan 6 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Papan informasi di T3 Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026), menunjukkan banyak maskapai yang membatalkan penerbangan dari dan menuju Soetta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Farid suarasurabaya.net

Enam bandara ditutup sementara setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) meluas ke sejumlah wilayah.

AirNav Indonesia menyebut penutupan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia mengatakan, keputusan penutupan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik di ruang udara.

“Ini merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik di ruang udara,” kata Hermana Soegijantoro EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Senin (7/9/2026).

AirNav Indonesia terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta pergerakan abu vulkanik di ruang udara. Informasi aeronautika juga akan diperbarui berdasarkan kondisi aktual di lapangan.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Jumat, 23 Oktober 2026
26o
Kurs