AirNav Indonesia menyatakan pembaruan status operasional bandara dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan sebaran abu vulkanik.
Berdasarkan pemantauan BMKG yang dikutip AirNav, sebaran abu telah meluas hingga wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu.
Di sisi lain, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.
“AirNav kembali memperbarui informasi aeronautika terkait status operasional sejumlah bandar udara yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” ucap Hermana.
AirNav menegaskan pemantauan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik akan terus dilakukan. Status operasional bandara dapat diperbarui mengikuti perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan. (ant/saf/ipg)










