Media Syahrianto General Manager ASDP Cabang Ketapang mengatakan, antrean yang terjadi merupakan akumulasi kendaraan dari kondisi operasional sebelumnya sehingga membutuhkan waktu untuk diurai.
“Antrean yang terbentuk merupakan akumulasi dari kondisi operasional sebelumnya. Kami memahami kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat dan pengguna jasa. Karena itu, seluruh kapal dan fasilitas yang tersedia terus kami optimalkan untuk mempercepat penguraian antrean, dengan tetap memastikan pelayanan berjalan aman dan terkendali,” jelas Media.
Selain mengoptimalkan armada reguler, ASDP menggunakan kapal perbantuan, meningkatkan pemanfaatan dermaga, mempercepat proses bongkar muat, serta menyesuaikan pengaturan kendaraan di lapangan.
ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan masih melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pola operasi. Pengguna jasa, terutama kendaraan logistik, diimbau mengikuti arahan petugas agar proses pelayanan dapat berlangsung tertib dan aman. (saf/ipg)









