Terduga Pelaku Pungli SWK Tambak Wedi dan CFD Darmo Minta Maaf, Wali Kota Surabaya: Tetap Proses Hukum
Rabu, 29 Juli 2026 | 19:01 WIB
Ilustrasi. Ledakan.
Sedikitnya 20 personel Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF) meninggal dan 32 lainnya terluka dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi di sejumlah wilayah Irak, Selasa (28/7/2026).
Operasi tersebut menyasar markas kelompok yang diklaim didukung Iran.
PMF menyatakan, serangan menghantam fasilitas mereka di Provinsi Baghdad, Wasit, Nineveh, Basra, Kirkuk, Karbala, dan Diyala.
Selain menimbulkan korban jiwa, serangan itu mengakibatkan kerusakan parah pada markas, kendaraan militer, dan peralatan kelompok tersebut.
Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Basra dan Wasit di selatan Baghdad. Komando PMF di Basra menyebut markas mereka diserang sekitar pukul 02.00 waktu setempat.