Rabu, 19 Agustus 2026

Basarnas: Data Manifes KMP Putri Yasmin Beda dengan Hasil Evakuasi

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan (tengah) bersama Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii Kepala Basarnas (kiri) dan Teuku Faisal Fathani Kepala BMKG (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026). Foto: Antara.

Basarnas masih melanjutkan operasi SAR sekaligus melakukan verifikasi terhadap data manifes dan data korban yang telah dievakuasi. Syafii menekankan perlunya data manifes yang akurat, terintegrasi, dan diperbarui secara real-time.

Dalam rapat yang sama, Dudy Purwagandhi Menteri Perhubungan menegaskan, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tidak akan diterbitkan jika data manifes penumpang, kendaraan, dan muatan belum tervalidasi.

“Ke depannya prinsipnya harus tegas, SPB tidak akan diterbitkan apabila data belum tervalidasi,” kata Dudy.

Kementerian Perhubungan akan mengarahkan pengelolaan manifes menuju sistem data tunggal atau single data system. Sistem tersebut diharapkan memungkinkan setiap perubahan data diperbarui dan divalidasi secara waktu nyata.

Integrasi juga akan dilakukan antara data manifes, sistem tiket, dan proses naik ke kapal agar jumlah penumpang, kendaraan, serta muatan yang tercatat sesuai dengan kondisi faktual di kapal. (ant/ham/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 19 Agustus 2026
27o
Kurs