Selasa, 30 Juni 2026

Belasan Gereja di Surabaya Bersatu dalam Malam Pujian dan Doa HJKS ke-733

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Masyarakat umat Kristiani yang menghadiri acara Malam Pujian dan Doa di Taman Kartika, Kecamatan Tegalsari, Surabaya pada Selasa (12/5/2026). Foto: Emmanuella Mg suarasurabaya.net

Belasan gereja di Kecamatan Tegalsari, Surabaya, menggelar Malam Pujian dan Doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Kartika Tegalsari pada Selasa (12/5/2026), menjadi simbol kebersamaan lintas denominasi gereja untuk mendoakan kedamaian dan kesejahteraan Kota Pahlawan.

Sebanyak 12 gereja terlibat dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam pertunjukan pujian dan ibadah yang dipersiapkan secara mandiri oleh masing-masing jemaat.

“Dari 12 gereja itu kita punya sekitar 15 penampilan. Jadi masing-masing gereja mempersiapkan acaranya sendiri,” kata Israel Sarapung Ketua Pelaksana Acara Malam Pujian dan Doa ketika dikonfirmasi di Taman Kartika Tegalsari, Selasa malam.

Acara Malam Pujian dan Doa yang mengusung tema “Sejahtera Kota Sejahtera Kita” ini, menjadi kegiatan lintas gereja yang mampu mempertemukan berbagai denominasi dalam satu panggung kebersamaan.

“Di sini ada Katolik, Protestan, Karismatik, Presbyterian, semua bisa berkumpul bersama. Itu sesuatu yang mungkin susah terjadi, tetapi hari ini bisa terlaksana,” katanya.

Penampilan Nyanyian Pujian dan Doa di Acara Malam Pujian dan Doa dalam rangka mendoakan Surabaya pada HJKS ke-733, di Taman Kartika, Tegalsari, Surabaya pada Selasa (12/5/2026). Foto: Emmanuella Mg suarasurabaya.net

Selain itu, panitia turut memberdayakan pelaku UMKM sekitar dengan mengarahkan peserta membeli makanan dari pedagang setempat.

“Kita ingin masyarakat sekitar juga ikut merasakan dampaknya, jadi makanan dibeli dari UMKM di sini,” katanya.

Kegiatan ini juga disebut menjadi yang pertama di Surabaya. “Rasanya belum pernah ada di Surabaya acara yang mengumpulkan berbagai gereja seperti ini. Di sini ada Katolik, Protestan, Karismatik, dan Presbiterian yang bisa berkumpul bersama,” kata Israel Sarapung.

Israel Sarapung juga mengatakan, awalnya panitia hanya menargetkan sekitar 200 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Namun, jumlah yang datang mencapai lebih dari 300 orang.

“Target awal sebenarnya sekitar 200 orang, tetapi ternyata yang hadir bisa lebih dari 300 orang,” ujarnya.

Kartika Indrayana (tengah) Camat Kecamatan Tegalsari Surabaya bersama masyarakat dalam acara Malam Pujian dan Doa di Taman Kartika Tegalsari Surabaya pada Selasa (12/5/2026). Foto: Emmanuella Mg suarasurabaya.net

Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan lintas gereja seperti ini mendapat sambutan positif dari warga.

“Semuanya bisa berkumpul dan satu hati berdoa untuk Surabaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kartika Indrayana Camat Kecamatan Tegalsari menjelaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum yang ingin hadir dan mengikuti rangkaian acara.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana secara swadaya melalui semangat gotong royong tanpa dukungan sponsor tertentu.

“Kita bergerak dengan swadaya, saling support dan gotong royong sampai akhirnya kegiatan ini bisa terlaksana,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam membangun rasa memiliki terhadap Kota Surabaya melalui doa dan kebersamaan. “Teman-teman ini punya kerinduan untuk memuji dan mendoakan Surabaya supaya lebih sejahtera dan lebih baik,” ujarnya. (mar/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 30 Juni 2026
30o
Kurs