“Kemudian, kami juga melakukan tindakan-tindakan internal. Pertama, investigasi dengan dinas kesehatan terkait dan hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan keracunan,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan penanganan korban dugaan keracunan di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Sidoarjo, menjadi prioritas.
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan seluruh pasien yang dirawat di RSUD Notopuro Sidoarjo telah mendapatkan penanganan dari rumah sakit dan tenaga medis.
“Seluruh pasien tidak ditangani secara seragam, tetapi mendapatkan penanganan khusus sesuai kondisi medis masing-masing pasien,” kata Emil.
Hingga Rabu pukul 00.30 WIB, sejumlah pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan membaik. Rumah sakit tetap bersiaga untuk menangani kejadian tersebut. (ant/ham/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

