Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar Indonesia pada Rabu (18/2/2026).
Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh adanya daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di sejumlah perairan strategis Indonesia.
“Secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia barat daya Banten, pesisir utara Australia, Laut Halmahera, Laut Sulawesi, perairan Maluku, dan Samudra Hindia barat Aceh,” ujar Vita prakirawan BMKG.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui jalur konvergensi, sehingga memicu potensi hujan dengan intensitas bervariasi.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di sejumlah kota besar, antara lain Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Jakarta, Yogyakarta, Pontianak, Banjarmasin, Palu, dan Manado.
Dilansir dari Antara, cuaca ekstrem tersebut berpotensi menimbulkan genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi dan kelistrikan, khususnya di wilayah dengan drainase buruk dan kepadatan tinggi.
Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Palangka Raya, Tanjung Selor, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Kendari, Mamuju, Makassar, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.
Adapun kondisi berawan diperkirakan menyelimuti wilayah Jambi, Padang, dan Gorontalo.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (ant/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
