Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau 2026 tidak akan sekering periode El Nino 1997, meski fenomena El Nino tahun ini telah masuk kategori kuat dan berpotensi meningkat menjadi sangat kuat.
Fachri Radjab Pelaksana Harian Deputi Bidang Klimatologi BMKG sekaligus Direktur Perubahan Iklim mengatakan, hasil analisis peluang hujan bulanan menunjukkan kondisi kemarau tahun ini secara umum masih lebih baik dibandingkan El Nino 1997.
“Berdasarkan analisis perbandingan kondisi peluang hujan bulanan, musim kemarau 2026 secara umum diperkirakan tidak lebih kering dibandingkan periode El Nino 1997,” kata Fachri di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Meski secara nasional kondisi kemarau diprediksi tidak seburuk 1997, BMKG mengingatkan beberapa wilayah tetap berpotensi mengalami kondisi yang lebih kering, terutama pada September hingga November 2026.
Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi sebagian besar Kalimantan dan Papua, yang memiliki probabilitas kondisi lebih kering mencapai 80 hingga 90 persen.

NOW ON AIR SSFM 100

