Di wilayah tersebut juga terdeteksi 104 fire spot, meningkat 88 titik. Kondisi asap menyebabkan jarak pandang turun hingga kurang dari 1 kilometer.
Sementara di Kalimantan Tengah terdapat 5.244 titik panas, turun 147 titik. Meski jumlah titik panas menurun, fire spot justru bertambah 16 menjadi 72 titik. Jarak pandang di wilayah ini juga kurang dari 1 kilometer.
Kalimantan Selatan mencatat 504 titik panas atau turun 405 titik. Fire spot mencapai 55 titik, naik tiga titik, dengan jarak pandang kurang dari 2 kilometer.
BNPB menyebut tingginya aktivitas titik panas beriringan dengan kondisi sebaran polutan di sejumlah wilayah Kalimantan.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebaran polutan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan masih diperkirakan relatif pekat pada Senin (31/8/2026) hingga Selasa (1/9/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

