Sabtu, 3 Oktober 2026

BP3MI Jatim Pasang Target Berangkatkan 6.880 Pekerja Migran lewat Program SMK Go Global

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Raden Bagus Marseto Ketua Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) BP3MI Jawa Timur saat ditemui di kantornya, Rabu (19/8/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Makanya, lembaga vokasi di Jawa Timur perlu memastikan para peserta memiliki kompetensi sesuai standar yang dipersyaratkan negara tujuan seperti Jepang, Korea Selatan, Turki hingga Jerman.

“Di luar negeri saat ini posisinya sedang aging population. Orang-orang sudah berumur, kemudian pabriknya tetap harus bergerak, rumah sakitnya tetap harus beroperasi, restoran-restoran harus ada sentuhan manusianya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Seto menjelaskan peserta yang telah menyelesaikan pelatihan tidak otomatis langsung berangkat ke luar negeri. Mereka harus mengikuti proses job matching dengan perusahaan dari negara tujuan.

Dia menjamin pihak BP3MI Jatim tetap memberikan pendampingan supaya lulusan pelatihan tetap memiliki akses terhadap informasi lowongan dan proses penempatan apabila belum berhasil dalam job matching pertama.

Tahun ini, Pemerintah menargetkan program SMK Go Global dapat memberangkatkan 40.000 pekerja migran secara nasional. Sedangkan Jatim mendapat target 6.880 orang.

“Nah, ini. Jawa Timur kita dapat target 6.880. Jadi tahun ini seluruh Indonesia itu 40.000, Kalau tahun depan rencananya 140.000,” pungkasnya.(wld/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 3 Oktober 2026
30o
Kurs