
Namun ia pastikan tidak akan menggunakan kekuasaan sebagai mantan presiden untuk ikut campur dalam pemerintahan Prabowo Subianto Presiden RI.
“Saya sudah lama meninggalkan dunia politik, utamanya politik praktis dan politik kekuasaan. Dalam konteks itu (ikut diskusi), saya anggap itu ibadah. Tapi tentu saya sudah tidak ada di kekuasaan. Yang mungkin sekarang Pak Presiden Prabowo, saya harus menjaga sikap saya, tutur kata saya untuk tidak dianggap cawe-cawe dan tidak dianggap melampaui kepatutan sebagai seorang mantan presiden,” jelasnya lagi.
Ia menyampaikan harapan dan doa agar Prabowo berhasil memimpin Bangsa Indonesia dan menegakkan keadilan serta menjaga demokrasi.
“Tantangan selalu ada seperti yang saya hadapi dulu,” imbuhnya.

NOW ON AIR SSFM 100

