“Hari ini kami mendampingi Gubernur Samarkand, untuk bertemu dengan Bupati Gresik dalam rangka menyambungkan sanad antara Maulana Malik Ibrahim dengan Bahauddin Sogarji (Shaghir), yang makamnya berada di Samarkand,” ujarnya.

Ia menambahkan, kunjungan ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya terdapat pengakuan internasional terhadap silsilah dan sejarah Maulana Malik Ibrahim. Tidak hanya itu, keterkaitan tersebut juga mencakup tokoh-tokoh besar lainnya seperti Sunan Ampel, Syekh Jumadil Kubro, serta Ibrahim As-Samarqandi, yang memiliki hubungan langsung dengan Syekh As-Sogarji (Shaghir) di Uzbekistan.
Sebagai bentuk penguatan kajian sejarah, rombongan Uzbekistan juga menyerahkan sebuah buku yang memuat silsilah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Buku tersebut saat ini tersedia dalam bahasa Uzbek dan tengah dalam proses penerjemahan ke bahasa Inggris dan Indonesia.
“Harapannya, dengan adanya hubungan saudara ini, masyarakat Gresik dapat berkunjung ke Uzbekistan. Begitu juga sebaliknya, Uzbekistan dapat turut berkontribusi dalam revitalisasi serta memperkaya khazanah keilmuan dan pemahaman sejarah para Wali,” tambah Rofi.

NOW ON AIR SSFM 100

